Politik

Terungkap, Ini Pasangan Idola Warga Senapelan di Pilkada Pekanbaru

Calon Walikota Ayat Cahyadi saat melakukan kampanye di Pasar Kodim

PEKANBARU (RP)- Warga Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, berharap agar pasangan Nomor Urut 3 DR H Firdaus ST MT - Ayat Cahyadi SSi, kembali terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru di Pilkada serentak Februari 2017.

Harapan warga tersebut, disampaikan saat kampanye dialogis Pasangan Firdaus - Ayat di Terminal Pasar Kodim, Kecamatan Senapelan, Selasa (15/11/2016).

Kampanye yang pertama di Kecamatan Senapelan ini, digelar di tengah guyuran hujan yang turun sejak sore. Meski begitu, antusiasme masyarakat tetap besar, ratusan orang lebih sudah memenuhi Jalan Alamuddinsyah, tempat kampanye digelar.

Keinginan agar Firdaus-Ayat kembali memimpin Kota Pekanbaru untuk periode kedua disampaikan melalui tokoh masyarakat setempat, H Chaidir.

"Kami dari warga Kecamatan Senapelan, kami mendukung Firdaus-Ayat untuk memimpin Pekanbaru," katanya di depan Ayat Cahyadi.

Menurutnya, alasan warga kembali menginginkan pasangan ini untuk menang karena selama hampir lima tahun sudah merasakan berbagai dampak program pembangunan yang dicanangkan.



"Kami sudah merasakan keberhasilan pembangunan yang sudah dilaksanakan. Selain itu, masih banyak rencana pembangunan yang harus dilanjutkan,'' ujarnya.

Ayat Cahyadi, di depan warga yang hadir memaparkan keberhasilan yang telah dilakukan. Selama ini.

"Sejak awal dipilih dulu kita ingin mewujudkan Pekanbaru kota Metropolitan Madani. Dari penduduk sudah lebih 1 juta. Kita juga sudah buat jalan lingkar luar, gang-gang sudah disemenisasi lewat program OMS," urainya.

Dipaparkannya pula, di masa kepemimpinannya bersama Walikota Firdaus ST MT, Kota Pekanbaru akhirnya memiliki rumah sakit sendiri. Seiring dengan itu, fasilitas dunia pendidikan juga ditingkatkan.

"Kita sudah bangun rumah sakit di jalan Garuda Sakti. Kita juga bangun 21 unit sekolah baru, tanahnya kita beli, kita bangun, kita isi. Kita bangun jiwa masyarakat, sejak tahun 2012 kita galakkan gerakan sekolah mengaji. Ini bekerjasama dengan kementerian agama. Kita juga menambah insentif guru MDTA menjadi 650 ribu per bulan," urainya.

Sementara itu, di bidang pemberdayaan masyarakat Pekanbaru diberi akses yang mudah untuk memperoleh modal usaha.

"Bagi masyarakat yang tidak punya akses ke perbankan, di kantor lurah ada UEK SP, tiap Kelurahan kita siapkan dana Rp500 juta,"jelasnya.



Tentang lokasi kampanye di tempat bekas PKL, Ayat menyebut sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh KPU. Meski begitu ia tak memungkiri bahwa ia dan Firdaus memiliki Rencana pembangunan lebih lanjut terhadap Jalan Teratai dan Alamuddinsyah jika kembali terpilih.

"Jalan ini sudah kembali bisa digunakan masyarakat. Ke depannya rencana untuk membuat pusat jajanan kuliner akan direalisasikan. Kita sudah mulai dengan membuat pedestarian dia Jalan Ahmad Yani," tutupnya.

Lokasi pelaksanaan kampanye sendiri, memiliki cerita menarik. Jalan yang bersisian dengan Jalan Teratai ini sejak lama beralih fungsi menjadi tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL).

Tahun ini, dimasa pemerintahan Firdaus-Ayat, berhasil dilakukan penertiban. Jalan dikembalikan sebagaimana fungsinya. Di lokasi ini nantinya juga akan dibangun pusat wisata kuliner.***


Tulis Komentar