Nasional

Gempa Aceh, Korban Meninggal jadi 99 Orang

Jalan yang retak akibat gempa

GILANGNEWS.COM- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, jumlah korban gempa Aceh terus bertambah.

Saat ini, tim Search and Rescue (SAR) gabungan terus mencari korban yang diperkirakan masih terjebak di reruntuhan bangunan. "Sampai saat ini kami riliskan sesuai data dari BPBD Aceh, 99 orang meninggal dunia," kata Sutopo di kantornya, Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur, Kamis, 8 Desember 2016.

Sutopo menambahkan, alat berat sudah ditempatkan di sejumlah wilayah yang diketahui masih terdapat puing-puing bekas reruntuhan bangunan tersebut. Tidak hanya itu, tim SAR juga menggunakan alat life detector guna mencari korban yang terjebak di dalam gedung dan kesulitan untuk mengevakuasinya.

"BNPB juga menurunkan (ahli) collapse building yang profesional, terlatih dan memang memiliki pengalaman mencari (korban)," katanya sebagaimana dilansir viva.co.id.

Selain korban meninggal, hingga Kamis, 8 Desember 2016, sebanyak 136 orang korban luka berat dan 616 orang korban luka ringan. Gempa juga menghacurkan bangunan, di antaranya 429 rumah, 234 rumah toko dan 18 masjid, 4 sekolah, dan satu bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya roboh.  Akibat gempa, 3.267 jiwa juga mengungsi.

Gempa berkekuatan 6,5 SR mengguncang Pidie Jaya, Aceh, Rabu, 7 Desember 2016. Hingga kemarin sore, sekitar 94 orang tewas akibat gempa. Sedangkan luka berat berjumlah 128 jiwa, luka ringan 489 jiwa.

Kerusakan akibat dampak gempa menyebabkan 161 rumah rusak berat. Sebanyak 105 ruko dan bangunan publik, 14 masjid, satu sekolah dan satu rumah sakit rusak.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar