Pekanbaru

Satpol PP Pekanbaru Dapat Dukungan DPRD untuk Tambah Personil

Kudus Kurniawan
Loading...

GILANGNEWS.COM- Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Pekanbaru, mendapat dukungan dari DPRD untuk menambah personil. Hal ini karena banyak Peraturan Daerah (Perda)namun penegakannya dinilai tidak maksimal.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Kudus Kurniawan, menyebutkan dengan kekurangan personil, supaya diusulkan lagi, dan Pemerintah Kota (Pemko) juga diminta untuk mencari cara bagaimana penambahan personil Satpol PP itu bisa direalisasikan, mengingat Pekanbaru ini terus berkembang.

"Pekanbaru sekarang ini sudah menjadi kota besar, dan banyak Perda yang harus ditegakkan, dan diawasi tentunya," kata Kudus, kemarin.

Ada Perda hiburan malam, Perda soal penertiban pedagang, Perda ketertiban umum, penertiban baliho yang banyak menyalahi, dan lainnya.

"Ini kan tugasnya Satpol PP untuk menertibkannya. Karena diakui jumlahnya saat ini ada sekitar 390 personil, ini tentu tidak cukup untuk memaksimalkan kinerja," tuturnya.

Maka itu, disarankan, untuk penambahannya harus segera dilakukan, paling tidak disebutkan Anggota Komisi I ini 2017 sudah direalisasikan.

"Diajukan lagi, biar kami di DPRD bisa ikut membahasnya, dan memperjuangkan penambahannya. Dengan syarat Pemko juga menginginkannya," tambahnya.

Ditegaskan Kudus, karena dengan kondisi sekarang ini, penambahan 200 personil lagi tidak menjadi persoalan melihat beban kerja dan tanggungjawabnya yang terus bertambah.

"Sekarang ini kami melihatnya, penertiban yang dilakukan lebih sering kucing-kucingan. Saat mereka turun, bisa tertib, dan saat mereka tidak turun kesemrawutan terjadi lagi," jelasnya lagi.

Untuk pengajuan penambahan ini, disarankan Kudus, pimpinan Satpol PP harus mengajukan ke Bappeda dulu, atau sesuai jalurnya untuk penambahan personil itu. "Karena ini juga semua harus jelas, termasuk juga penganggarannya. Intinya kami di DPRD akan support baik penambahan personil, maupun penganganggarannya," tambahnya.

Disebutkan Kudus, saat ini kan ada banyak tenaga harian lepas (THL) yang membengkak di sejumlah SKPD, dan ada upaya dari Pemko untuk dimaksimalkan ke satker lain yang lebih memerlukannya. "Ini tugas Pemko, untuk mengaturnya. Kalau memang ada hal itu, harus dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan," ungkapnya.

Dikatakannya, persoalan kekhawatiran tidak bisa membayar gaji pun direspon Kudus. Dia menyebutkan ini memang menjadi masalah secara nasional. "Dan ini menuntut pimpinan satker agar lebih kreatif, dan jangan juga terlalu mengandalkan APBD. Namun harus bisa mengambil anggaran pusat," katanya.

Kepala Badan Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, menyebutkan, untuk jumlah personil yang ideal 700 orang. Saat ini jumlah personil yang ada hanya 390 an. 160 personil bertugas di lapangan, sisanya untuk pejagaan kantor, di sekretariat.

"Kita sudah usulkan pada 2015, sebenarnya sudah disetujui. Tapi karena kondisi keuangan maka penambahan personil belum dilaksanakan," katanya.***

Penulis    : Yusuf Mario
Editor    : Atika Wulandari
 


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar