Riau

Goro Warga dan TMMD, Timbun Tanah Lantai Turap dan Tribun yang Ambruk

Gotong Royong warga dan TMMD
GILANGNEWS.COM(INHU) - Warga Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten  bergotong royong bersama  Tentara Manunggal Masuk Desa  (TMMD) melakukan  penimbunan tanah urut lantai turap dan lantai tribun yang ambruk ke dalam sungai Indragiri
 
Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Desa Danau Baru, Muhamad Riduan SE kepada wartawan Sabtu (23/4) mengatakan penimbunan lantai bangunan turap dan tribun lokasi ivent pacu jalur di Desa Danau Baru itu guna persiapan ivent pacu jalur mini dan pacu jalur besar.
 
Karena kegiatan ivent pacu jalur mini dan besar diselenggarakan pada tanggal 28 sampai dengan tanggal 30 April tahun 2017 dalam rangka perpisahan TMMD yang ke 98 tahun 2017 katanya.
 
Muhammad Riduan SE yang juga selaku Ketua Persatuan olahraga dayung seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Inhu mengatakan tanah urut. penimbunan lantai turap dan tribun tidak ada dari bantuan pihak lain tapi hanya bantuan dari swadaya masyarakat Desa Danau Baru.
 
Tanah urut sebanyak 200 mobil choldisel dari dana swadaya masyarakat menimbun lantai turap dan tribun demi mensukseskan ivent pacu jalur mini dan jalur besar saja.
 
Terima kasih juga kepada TMMD dari Kabupaten Inhu atas dukungan serta partisipasinya untuk memperbaiki lantai turap dan tribun untuk terselenggarannya pacu jalur ajang persiapan pertandingan pacu jalur di Taluk Kuantan ucapnya.
 
Kepala Desa Danau Baru, Agus Salim mengatakan adapun penimbunan lantai tribun dan turap untuk mensukseskan pacu jalur yang tinggal hitung hari dilaksanakan dan sekaligus menyelamatkan bagunan tribun untuk sementara menunggu pembangunannya dari pemerintah provinsi riau.
 
Karena kondisi bangunan yang ada seperti lantainya sudah ambruk ke dalam sungai, bangunan turup sudah miring ke arah sungai dan retak retak termasuk sudah ada yang patah bangunan turup tersebut.
 
Untuk itu kita berharap kepada pihak instansi terkait pemerintah provinsi riau agar membuat tanggap darurat  sebab kerusakan bangunan turap itu disaat bencana banjir kemarin.
 
Akibat abrasi terus terjadi sudah sampai ke badan jalan yang menghubungi sejumlah desa sudah lonsor kedalam sungai, jika dibiarkan tidak lama lagi jalan tersebut akan putus ungkapnya (btr)
 


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar