Pekanbaru

Kembali... Sampah Pekanbaru Akan Dikelola Pihak Ketiga

GILANGNEWS.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk kembali menyerahkan pengelolaan sampah di Pekanbaru kepada pihak swasta, ternyata belum ada instruksi langsung dari Walikota Pekanbaru Firdaus MT.

“Untuk efisiensi dan efektifitas pengelolaan sampah memang harus diserahkan kepihak ketiga,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Pekanbaru, Zulfikri, Rabu (7/6/2017).

Dikatakan Zulfikri, jika nantinya pengelolaan sampah kembali diserahkan kepada pihak ketiga, maka pihaknya akan lebih maksimal untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Jika sudah tak di kami pengelolaan sampah, maka kami pun tidak mengurus sampah lagi. Tugas pemerintah ini kan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” cakapnya.

Gunakan APBD 2018

Terkait rencana swastanisasi pengelolaan sampah Zulfikri mengatakan baru akan dilakukan tahun 2018 mendatang. Namun, untuk prosesnya akan dilakukan tender terbuka. Selain itu, besaran anggaran APBD untuk sampah juga belum ditentukan.

“Untuk anggaran kami pun masih belum tahu. Nantinya akan berproses dan Pemko Pekanbaru lakukan terder terbuka,” kata Zulfikri.

Zulfikri menyebut, bagi perusahaan yang lolos dan memenangkan tender terbuka ini benar-benar perusahaan yang berkualitas dan pahak dalam hal pengelolaan sampah.  “Kalau bisa perusahaanya punya pengalaman yang baik dalam pengelolaan sampah,” cakapnya.

Dengan diserahkan pengelolaan sampah ke pihak ketiga, maka Pemko Pekanbaru akan diutungkan. Sebab saat ini pihaknya kewalahan dalam mengelola sampah. Keterbatasan armada dan dana menjadi alasan yang mendesak untuk mempihak ketigakan pengelolaan sampah di Pekanbaru.

“Kita sekarang butuh 100 mobil, kalau kita beli, dana kita tidak mencukupi. Berapa banyak biaya yang kita butuhkan untuk membeli 100 unit mobil itu. Belum lagi operasionalnya, jadi besar biayanya. Makanya lebih hemat kalau di pihak ketigakan,” ungkapnya.

Pihaknya optimis, jika pihak ketiga bekerja dengan baik, maka kasus yang sebelumnya terjadi di Pekanbaru tidak akan terulang kembali. “Selagi pihak ketiga menjalankan kinerjanya dengan baik dalam mengangkut sampah, maka masyarakat tidak akan dirugikan,” tukasnya.

Zulfikri menyebut, kegagalan Pemko Pekanbaru dalam mengelola sampah bersama pihak ketiga tahun 2016 lalu, terjadi hanya karena miss komunikasi saja.

“Itu hanya Miss komunikasi saja. Kurang koordinasi dan komunikasi antara pemerintah dengan pihak ketiga. Hanya itu saja penyebabnya. Kalau komunikasinya berjalan dengan baik, insya Allah tidak akan terjadi masalah,” ungkapnya.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar