Riau

Pemkab Meranti Gelar Rakor POMP Kaki Gajah

Loading...

SELATPANJANG - Asisten III Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Akhrial, berkesempatan membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberian Obat Pencegahan Massal (POMP) Filariasis (penyakit kaki gajah) di Aula Kopitiam Resto, Jalan Diponegoro, Selatpanjang, Kamis (21/7/2016).

Dalam sambutannya, Tengku Akhrial meminta Dinas Kesehatan untuk memperluas pola pencegahan dengan melibatkan unsur dinas terkait lainnya dan masyarakat tingkat bawah, sehingga program dapat disampaikan dengan cara yang mudah di pahami masyarakat luas.

"Penyakit kaki gajah disebabkan oleh Cacing Filariasis yang ditularkan melalui nyamuk. Ini tidak hanya tugas Dinas Kesehatan saja, libatkan semua stakeholder yang memiliki tugas berkaitan, seperti membuat drainase agar air tidak bergenang," ujarnya.

Menurutnya, program pencegahan itu akan berhasil jika disampaikan dengan cara yang mudah di pahami masyarakat. Untuk itu Dinas Kesehatan perlu menggandeng seluruh lapisan masyarakat dalam menyukseskannya.

"Terimakasih juga kepada narasumber yang hadir dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Kami harap agar program seperti ini lebih sering disosialisasikan kepada masyarakat, kalau hanya setahun sekali rasanya kurang cukup," imbuhnya.

Kedepan dalam perencanaan program, ingatnya, bukan menyangkut apa yang akan berikan kepada masyarakat, tapi lebih kepada apa yang di butuhkan oleh masyarakat.

"Sebagai pelaku kesehatan sudah selayaknya bisa memilih apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, karena yang pemerintah berikan seringkali bukan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu dalam melayani masyarakat utamakanlah yang penting dan mendesak," ingatnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, dr Irwan Suwandi menerangkan, kegiatan pembagian obat filariasis secara massal ini sudah pada tahun ke-V. Dia mengharapkan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti yang terkena penyakit kaki gajah.

"Kegiatan ini dalam rangka mendukung program pemerintah yang menargetkan eliminasi filariasis tahun 2020," ucapnya. (RS)


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar