Nasional

Jenazah Santoso Dimakamkan Hari Ini di Poso

Ilustrator Santoso
Loading...
Jakarta - Polda Sulawesi Tengah sudah menyerahkan jenazah Santoso alias Abu Wardah ke pihak keluarga. Santoso akan dimakamkan hari ini.
 
"Sudah diserahkan, tadi pagi jam 08.00 WITA," ungkap Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi saat dikonfirmasi, Sabtu (23/7/2016).
 
Menurut Rudy, jenazah Santoso akan dimakamkan di tempat ibunya tinggal yakni di Dusun Landangan, Kecamatan Poso Pesisir, Poso. Pihak kepolisian pun masih terus mendampingi hingga jenazah Santoso benar-benar sudah dikuburkan.
 
"Ya hari ini dimakamkan Landangan, Poso. Kami masih memfasilitasi sampai pemakaman," jelasnya.
 
Sementara itu, jenazah Muchtar yang juga tewas saat baku tembak dengan Satgas Tinombala pada Senin (18/7) lalu, hingga saat ini masih berada di RS Bhayangkara Palu. Polisi masih menunggu pihak keluarga untuk mengambil jenazahnya.
 
"Jenazah yang satu lagi hari ini juga dipulangkan. Keluarganya belum datang. Hari ini akan dimakamkan di Palu," ujar Rudy.
 
Rudy pun menyatakan Satgas Tinombala masih melakukan operasi meski Santoso yang merupakan Komandan Mujahidin Indonesia Timur telah tumbang. Sebab masih ada 19 orang pengikutnya yang hingga kini masih dalam pengejaran.
 
"Anggota satgas kami semua masih di atas, masih mengejar," tutur dia.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, di Dusun Landangan tinggal ibu dan saudara kandung Santoso. Mereka adalah saudara kandung Santoso bernama Rumiah, satu kakak perempuannya, satu adik perempuan dan satu adik laki-laki. Sementara istri Santoso, Warni, tinggal di Dusun Bakti Agung, Desa Tambarana Trans, Poso Pesisir Selatan, Poso.
 
Santoso yang menjadi buron nomor wahid sejak tahun 2012, tewas dalam baku tembak dengan Satgas Tinombala gabungan TNI-Polri di Desa Tambarana, Poso Pesisir Selatan, Senin (18/7). Selain Santoso, satu teroris lagi yang tewas adalah Muchtar yang jenazahnya masih berada di RS Bhayangkara, Palu.  [P]
 
Sumber Detik.com


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar