Hukrim

Warga Rumbai Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jenazah Hendra saat akan diturunkan
Loading...
PEKANBARU -- Rendi (19), seorang mahasiswa terkejut bukan kepalang sesaat menemukan Hendra Purnama (30) tergantung leher dalam keadaan tidak bernyawa, Sabtu (23/7/2016) pukul 07.00 WIB. Ketika itu Rendi, tengah berjalan di depan rumah korban yang sepi namun jendela dalam keadaan terbuka.
 
Dari jendela itu, sontak Rendi terdiam menemukan sesosok tubuh tergantung di dalam rumah. Panik, lalu Rendi melaporkan kejadian itu pada warga lain yang juga sedang lewat di depan rumah korban.
 
Lalu tempat kejadian itu di kerumuni warga, beserta ketua RT. Tidak lama kemudian jenazah Hendra diturunkan petugas kepolisian yang tiba.
"Anggota langsung terjun mengecek bersama tim identifikasi Polresta," terang Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Robinson Saragih.
 
Tidak diketahui persis penyebab kematian Ayah dua anak itu. Dari informasi yang dihimpun Tribun, sebelumnya korban melakukan percobaan pemerkosaan terhadap Yi adik iparnya, Kamis (21/7/2016) lalu di rumah mertuanya yang tak lain adalah Bapak Yi bernama Suyono.
 
Diketahui, Yi berhasil lepas dari cengkeraman Hendra. Lantas gadis belia itu mengadukan perbuatan abang iparnya itu ke Suyono.
Selang beberapa hari kemudian sejak kejadian itu, Hendra menghilang tidak ada kabar. Keberadaannya kemudian diketahui oleh Rendi, setelah ia tergantung meregang nyawa.
 
Tim opsnal Polsek Rumbai dan identifikasi Polresta Pekanbaru sempat menemukan sehelai foto sewaktu melakukan olah kejadian perkara. Pada surat itu Hendra, berpesan minta maaf kepada anak dan istrinya.
 
"Babang, dedek, mamak, ayah minta maaf ya. Ini ada uang sedikit kalian kongsi ya. Ayah dah gak bisa ngasih uang lagi. Ayah sayang kalian semua. Selamat tinggal, jaga mamak Akbar, Keyla" tulisnya.?
 
Lebih lanjut, Kapolsek Saragih menyebutkan polisi masih akan menyelidiki peristiwa gantung diri tersebut. Disaksikan dokter yang bertugas di puskesmas Tebingtinggi Okura, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
 
“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Selanjutnya jenazah akan dikebumikan keluarga. Ini masih butuh penyelidikan,” terangnya.[P]
 
Sumber Tribun


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar