Hukrim

BNN 'Kuliti' Kapal Sunrise Glory untuk Cari Sisa 2 Ton Sabu

BNN mengamankan 1,3 ton sabu dari kapal ikan Sunrise Glory.

GILANGNEWS.COM - Badan Narkotika Nasional (BNN) akan membongkar kapal ikan Sunrise Glory karena jumlah sabu yang ditemukan tak sesuai laporan intelijen China dan Thailand.

BNN sebelumnya mengamankan 1,03 ton sabu yang dibawa Sunrise Glory di perairan Batam dari Malaysia. Penangkapan dilakukan BNN bekerja sama dengan TNI AL dan Bea Cukai, pekan lalu (7/2).

Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengatakan jumlah temuan narkotik itu tidak sesuai dengan informasi yang dia dapat. Akhir tahun lalu pihaknya mendapat laporan kapal tersebut membawa 3 ton sabu. Sehingga diduga masih ada sekitar 2 ton di dalam kapal.

"Kemungkinan masih ada di badan kapal. Maka kapal ini akan dibelah-belah," katanya pada jumpa pers di Kantor BNN di Jakarta, Selasa (20/2).

BNN telah mengerahkan anjing pelacak untuk mengendus seluruh bagian kapal. Setelah itu, BNN akan menyobek bagian kapal yang dicurigai sebagai tempat menyimpan sabu-sabu.

Selain laporan intelijen China dan Thailand, kecurigaan Budi disebabkan oleh begitu rapinya tipu muslihat kapal yang semula bernama Shun De Man 66.

"Propertinya lengkap, ada pancingan segala macam, tapi anehnya masa kapal ikan tidak bau ikan sama sekali," kata Budi.

BNN telah mengerahkan anjing pelacak untuk mengendus seluruh bagian kapal. Setelah itu, BNN akan menyobek bagian kapal yang dicurigai sebagai tempat menyimpan sabu-sabu.

Selain laporan intelijen China dan Thailand, kecurigaan Budi disebabkan oleh begitu rapinya tipu muslihat kapal yang semula bernama Shun De Man 66.

"Propertinya lengkap, ada pancingan segala macam, tapi anehnya masa kapal ikan tidak bau ikan sama sekali," kata Budi.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar