Politik

Di Ajar sederhana dari dulu Hingga sekarang

GILANGNEWS.COM - Kehidupan yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota metropolitan, jauh dari sarana dan prasarana modern yang saat ini mungkin belum di rasakannya pada saat itu. Namun semangat untuk menjadi yang terbaik tetap ada sehingga karir dan kesempatan untuk menduduki posisi strategis di Propinsi Riau selalu di percayakan kepadanya.

Firdaus kecil yang Lahir di desa kecil bernama Muaro Uway seberang Bangkinang 2 Mai 1960 ini, merupakan anak kampung yang besar di tepian sungai Kampar.

Sosoknya  yang flamboyan, simpatik dan sederhana ini mampu membuka mata bagi anak-anak kampungnya bahwa anak kampung mampu berprestasi di luar dari desa kecil tersebut.

Ayahnya yang bernama Muhammad Datuk Bagindo dan ibu Hj Rufiah merupakan pasangan yang hidup dalam kesederhanaan dan agamis, sehingga sampai saat ini Firdaus selalu mengedepan prinsip keserdehanaan selain itu konsep hidupnya yang selalu mengedepankan agama dari segala-galanya membuat Firdaus menjadi sosok yang religius dikalangan pejabat di Propinsi Riau.

Menurutnya menikmati masa kecil di kampung dengan tempaan kedisplinan, baik mengenai pendidikan maupun agama dari kedua orang tua membuat ini harus bearti dan bermanfaat bagi orang banyak.

Sedari kecil, sudah dibiasakan untuk melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh selain menuntut ilmu di bangku sekolah. Bahkan saya sempat menjadi guru mengaji dan ustadz di masa muda ujar pria 50 tahun ini.

Maka tak heran meski memiliki jabatan sebagai Walikota periode 2011-2017, Firdaus tetap menjalankan tugas dan fungsi dengan sebenar-benarnya karana sekali melakukan kesalahan maka orang akan tidak percaya dengan kita selama-lamanya. Menurutnya setiap perbuatan manusia itu bisa  dinilai dari apa yang telah di buat untuk orang banyak.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar