Pekanbaru

Sambangi Kantor Gubernur, KPK Ambil Data dan Interview Pejabat Pemprov Riau

GILANGNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengakui baru-baru ini petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kantor Gubernur Riau. Kedatangan KPK tersebut untuk mendapatkan informasi dan masukan tentang kajian terhadap wilayah rawan korupsi.

Informasi tersebut dibenarkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi saat dikonfirmasi wartawan.

"Iya, kemarin Litbang (Penelitian dan Pengembangan) KPK ingin mendapatkan bahan informasi dan masukkan tentang kajian mereka terhadap wilayah-wilayah yang rawan korupsi," katanya, Sabtu (21/4/2018).

Ahmad Hijazi mengatakan, kalau KPK punya tesis mengenai gaji dan tunjangan pegawai dan kepala daerah. Apakah dengan kesejahteraan gaji dan tunjangan yang relatif tinggi akan berpengaruh terhadap penyimpangan-penyimpangan atau rawan korupsi.

"Tapi di kita (Pemprov Riau) mereka hanya mengambil data dan interview. Misalnya seberapa besar gaji dan tunjangan pejabat, berapa sih besaran gaji gubernur dan wakil gubernur di Riau," bebernya.

Menurutnya data itu nanti digunakan KPK sebagai bahan perbandingan antar daerah. Kemudian regulasi dan komponen yang ada itu dibandingkan.

"Setelah dibandingkan. Baru nanti mereka susun, mana yang ideal misalnya gaji dan tunjangan seorang pejabat Sekda dengan beban kerja sedemikian rupa. Berapa yang idealnya gaji dan tunjangan Sekda yang harus diberikan," ujarnya.

"Tentu kita mensuppot langkah KPK. Kalau memang itu berdasarkan hasil kajian dan perbandingan refresentatif, kita malah akan terbantu," pungkasnya.

Saat itu, kedatangan KPK langsung disambut Pelaksana Tugas Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim dan jajarannya.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar