Pekanbaru

Tolak Waduk Rokan, Mahasiswa Minta Plt Gubri Sampaikan ke Presiden

GILANGNEWS.COM - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menolak Pembangunan Waduk di Kecamatan Rokan IV Koto, Rokan Hulu, Riau mendesak agar Plt Gubernur Riau menyampaikan penolakan masyarakat setempat atas proyek nasional kepada Presiden.

"Kami ingin masuk ke rumah kami. Ingin bertemu Plt Gubernur Riau menyampaikan penolakan masyarakat soal pembangunan waduk kepada Presiden," pinta Korlap, Riyan Wahyudi.

Karena itu, massa ingin bertemu langsung dengan Plt Gubernur Riau untuk menyampaikan tuntutan dan penolakan pembanguna waduk tersebut.

"Kami ingin bertemu Plt Gubernur. Jadi tolong pak Polisi jangan halang-halangi kami untuk bertemu Plt Gubernur. Kamu tak ingin ada pertumpahan darah di sini. Kami cuma ingin Polisi dikawal aksi kami," teriaknya.

"Kami datang ke sini bukan ingin merusak kantor Gubernur Riau, tapi kami ingin menyampaikan aspirasi orang tua kami di Desa Cipang Raya," teriak massa.

Pantauan di lapangan, aksi tolak pembangunan waduk mendapat pengawalan ketat dari petugas Polisi dan Satpol PP. Meski massa mendesak masuk, tapi petugas tetap tidak membuka gerbang depan kantor Gubernur Riau.

Diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Penolakan Waduk Rokan, Senin (23/04/2018) siang melakukan aksi unjukrasa di depan kantor gubernur Riau jalan Sudirman Pekanbaru.

Mahasiswa tersebut membawa spanduk tulisan 'tolak pembangunan waduk rokan kiri #savecipang', 'pembangunan waduk strategis di Rokan kiri harus dibatalkan'.

Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Riyan Wahyudi mengatakan pembangunan Strategis bendungan Rokan di Desa Cipang Kabupaten Rokan Hulu yang telah dilakukan peletakan Batu Pertama harus dibatalkan.

"Karena krisis Energi dan irigasi bukan alasan yang logis dengan menenggelamkan 4 desa di daerah tersebut," katanya.

Keempat desa yang akan ditenggelamkan yakni Cipang Kiri Hulu, Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Tibawan dan Desa Cipang Kanan.

Ia memperkirakan ada lima belas Ribu jiwa akan relokasi untuk mewujudkan rencana strategis Bendungan Rokan Desa Cipang tersebut.

Aksi penolakan bendungan ini menguasai setengah badan jalan Sudirman, tepatnya di depan kantor Gubernur Riau.

Atas kondisi itu arus lalulintas di sekitar bundaran Tugu Zapin menjadi terganggu. Terlihat petugas Satlantas sibuk mengatur arus lalulintas agar tidak terjadi kemacetan.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar