• Follow Us On : 

Mike Mohede dalam Kenangan, Meninggal Saat Tidur Siang


Dibaca: 724 kali 
Senin,01 Agustus 2016 - 10:05:58 WIB
Mike Mohede dalam Kenangan, Meninggal Saat Tidur Siang Mike Mohode
Gilangnews.com -- Kabar duka datang dari industri musik Tanah Air. Penyanyi Mike Mohede meninggal dunia dalam usia 32 tahun di RS Premier Bintaro Jaya, Tangerang, Banten, Minggu (31/7/2016) sore.
 
Kabar berpulangnya Mike dibenarkan oleh rekan seprofesinya, artis musik Rini Wulandari.
 
"Iya iya. Bener, bener (meninggal)," kata rekannya sesama artis musik Rini Wulandari saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam.
 
Rini mengatakan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari rekan-rekannya, Mike meninggal karena serangan jantung.
 
"Aku enggak tau sih (jam berapa meninggal), yang jelas aku baru dapat kabar serangan jantung dan masih di rumah sakit sekarang," katanya.
 
Kabar berpulangnya Mike memang cukup mengejutkan. Sebab, pria bersuara merdu itu sehari sebelumnya masih sempat bernyanyi pada acara 40 tahun pernikahan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Yudhoyono.
 
"Semoga Mike diberikan Tempat Terindah di Surga dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," lanjutnya.
 
Semasa hidup, Mike yang bernama lengkap Michael Prabawa Mohede dikenal sebagai pemenang Indonesian Idol musim kedua pada 2005 lalu. 
 
Mike mengikuti audisi di Jakarta. Perjalanannya terus berlanjut hingga babak Grand Final bersama Judika Nalon Abadi Sihotang. Di fase ini Mike tampil memukau dengan menyanyikan "Ketika Kau Menyapa" yang sebelumnya pernah dipolerkan vokalis Marcell Siahaan.
 
Wikipedia mencatat bahwa selama bertanding di kontes pencarian bakat bernyanyi tersebut, langkah pria kelahiran 7 November 1983 itu bisa dapat dikategorikan aman, sebab dalam tiap penampilannya, Mike hampir dipastikan menuai pujian dari juri. 
 
Dia hanya dua kali masuk dalam voting tiga terbawah pada babak Spectacular Show yang kedelapan dan kesembilan.
 
Michael Prabawa Mohede (Mike) berduet dengan Judika Nalom Abadi Sihotang (Judika) dalam Result and Reunion Indonesian Idol di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (13/8)/2015. Mike memenangi persaingan melawan Judika Nalom Abadi Sihotang (Judika). Acara malam hari tersebut juga diisi dengan penampilan sepuluh finalis Indonesian Idol 2 dan sembilan finalis Indonesian Idol 1. Penyanyi asal Filipina Christian Bautista hadir sebagai bintang tamu utama.
 
Daftar lagu yang dibawakan Mike selama mengikuti Indonesian Idol:
 
Top 24: "Right Here Waiting" oleh Richard Marx
Top 12: "Pupus" oleh Dewa 19
Top 11: "Kamulah Satu-satunya" oleh Dewa 19
Top 10: "Bahasa Kalbu" oleh Titi DJ
Top 9: "Sinaran" oleh Sheila Majid
Top 8: "Mengejar Matahari" oleh Ari Lasso
Top 7: "Nada Kasih" oleh Fariz RM
Top 6: "Crazy Little Thing Called Love" oleh Queen
Top 5: "Jadikanlah Aku Pacarmu" oleh Sheila on 7
Top 5: "Unchained Melody" oleh The Righteous Brothers
Top 4: "Enggak Ngerti" oleh Kahitna
Top 4: "Roman Picisan" oleh Dewa 19
Top 3: "Bunda" oleh Potret
Top 3: "Because Of You" oleh Keith Martin
Grand Final: "Semua Untuk Cinta" (lagu baru)
Grand Final: "Bahasa Kalbu" oleh Titi DJ
Grand Final: "Ketika Kau Menyapa" oleh Marcell Siahaan
 
Setelah kemenangannya di Indonesian Idol, Mike terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang yang bertaraf internasional, Asian Idol, setelah sebelumnya mengalahkan Delon (Runner up Indonesian Idol musim pertama), Ihsan (Juara Indonesian Idol musim ketiga) dan Rini (Juara Indonesian Idol di musim keempat) dalam babak Choose Your Idol.
 
Namun, Mike langkah mike untuk terus melaju di Asian Idol dapat dihentikan oleh juara Singapore Idol musim kedua, Hady Mirza. Setelah sebelumnya performa Mike menuai pujian dari seluruh dewan juri.
 
Sempat rehat
 
Di luar kontes bernyanyi, perjalanan karier Mike sempat timbul dan tenggelam. Rupaya Mike memilih rehat sejenak dari aktivitas bernyanyi. Meski begitu bukan berarti Mike larut. 
 
Ketika itu sejumlah persiapan pun dilakoninya. Ia kembali dengan performa yang jauh berbeda. 
 
"Memang saya ingin mengubah jika ada sesuatu yang baru dan itu jadi resolusi saya di tahun 2010. Kalau dari suara saja itu tidak cukup tapi menjaga penampilan itu juga perlu," ujar Mike ketika berbincang dengan Kompas.com di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, 25 Mei 2011.
 
Dari segi penampilan, Mike mengaku telah menurunkan berat badannya hingga 20 kilogram. Alhasil, tubuh Mike ketika itu jauh lebih proposional ketimbang ia muncul pertama kalinya di ajang pencarian penyanyi berbakat.
 
Tak sekadar itu saja, Mike juga memelihara berewok. Sementara dari warna vokal, ia melakukan pembaruan dengan karakter yang lebih groovy. 
 
Semangat baru inilah yang kemudian dijawantahkan lewat single "Tak Seperti Dulu".
 
"Saya harus merasa lebih mudah mencari sesuatu. Kesehatan pun juga berarti karena napas harus saya bentuk," terang Mike.
 
Tembang baru yang diaransemen Andi Rianto dan liriknya dibuat Arie SW ini menceritakan tentang kesedihan seorang pria yang dilanda patah hati. 
 
"Saya pengin menjadi seorang penyanyi yang penuh story talent saja," begitu tanggap Mike soal kisah lagu yang dibawakannya.
 
Dipaparkan Mike, warna baru yang disuguhkan pada single "Tak Seperti Dulu" memang sengaja dipilih setelah berunding bersama dengan Andi, Arie, dan Aquarius Musikindo, selaku label tempatnya bernaung saat itu.
 
"Jadi, saat itu saya sedang ada proyek sama Mas Andi dan Aquarius datang dengan konsep single saya dan akhirnya cocok," ucapnya.
 
Menjadi guru vokal
 
Tak melulu berurusan dengan industri musik mainstream. Mike merasa bahagia  bisa mewujudkan cita-citanya menjadi guru vokal.
 
"Saya ikut berpartisipasi di dalam lembaga pendidikan musik KITA Anak Negeri ini, dengan cita-cita saya yang sudah lama sebenarnya, jadi guru musik. Walaupun karier saya baru seumur jagung, ya sedikit mungkin ada yang bisa saya bagi," kata Mike saat berbincang dengan Kompas.com di Rukan Pesona View, Jalan Ir H Juanda, Depok, Jawa Barat, Sabtu 10 Mei 2014.
 
Di lembaga pendidikan musik yang dipimpin oleh dr Evi R Raswandi itu, Mike bekerja sama dengan pemusik-pemusik Ahmad Ananda Indra, Ananda Sukarlan, Ilyas Muhadi, Aldi CL, Agus Hardiman, dan Rachmat Kusnadi. Karena mereka juga lah Mike tertarik untuk ambil bagian.
 
"Yang pertama, waktu itu saya terlibat acara dengan Mbak Evi, sekitar 10 tahun lalu, dan saya memang sudah kepengin banget dari dulu membagi ilmu yang saya punya. Memang kebetulan tim pengajarnya sebagian besar saya sudah kenal lama," tutur Mike.
 
"Karena ini pengalaman pertama saya, masih banyak yang harus saya pelajari, seperti exsplore baca not, kurikulum sama silabus yang akan diajarkan nanti. Kalau dari saya, pengin banget share pengalaman, cara bernyanyi, cara mengintepretasikan lagu," sambungnya.
 
"Dari yang saya dapat dulu (ketika mengikuti Indonesian Idol 2005), pasti akan saya share, kayak vocalizing. Entar juga saya bakal dibantu teman saya yang mengajar bagaimana vokal klasik. Kalau dari vokal, kita bisa belajar klasik yang ke depannya bakal menjadi roots, basic bernyanyi itu sendiri," tuturnya lagi.
 
Dengan kesibukan tersebut Mike berjanji tak akan meninggalkan profesinya sebagai penyanyi.
 
"Kalau dari waktu, lebih ke sinkronisasi jadwal, bukan sok sibuk, tapi saya menjalani as a professional singer. Ke depannya pasti akan berjalan dengan baik," katanya.
 
Setia dengan cinta
 
Kembali mengupas perjalanan karier sang idola. Untuk urusan musikalitas, Mike memilih untuk tetap menyuguhkan lagu bertema cinta sebagai materi album kedua yang dirilis pada 11 Juni 2015. Kali ini, Mike memberi variasi untuk nyanyian lagu-lagu cintanya.
 
"Saya pengin menyajikan sajian lagu-lagu cinta yang memang ada beberapa versi, ada beberapa rasa, beberapa mood yang beda gitu," kata Mike ketika itu.
 
"Sebenarnya, cintanya juga enggak menye-menye banget sih. Karena memang saya juga bukan tipe orang yang menye-menye," ujarnya.
 
Bahkan, salah satu lagu cinta dalam album Kedua, "Kusayang Kamu", dicipta Mike berdasar dari kisah cintanya yang telah kandas.
 
"Itu memang waktu saya nyiptain lagu ini sedang terkagum-kagum dan kebelinger sama satu sosok perempuan. Sudah lewat ceritanya, kandas di tengah jalan, tapi paling enggak jadi lagu lah," kata Mike lalu tertawa.
 
Ingin menikah
 
Ada satu cita-cita yang masih ingin diwujudkan Mike semasa hidupnya. Di penghujung 2011, ia pernah mengutarakan resolusi untuk segera menikah pada 2012.
 
"Harapan di 2012 yakni pengin nurunin (berat badan) 10 kilogram lagi. Selain itu saya pengin nikah sih," kata Mike kala diwawancara Kompas.com 5 Desember 2011.
 
Mike, yang saat itu berusia 28 tahun, merasa cukup matang untuk membangun rumah tangga. 
 
"Sudah 28 tahun, karena katanya cowok 30 tahun masih nyantai. Tapi saya enggak mau terlalu jauh usianya dengan anak saya, saya mau ajak anak saya main bola nanti," jelas Mike.
 
Bila saatnya tiba, Mike ingin menikah secara sederhana tanpa harus menggelar pesta dengan biaya selangit.
 
"Persiapan belum, saya mau yang biasa saja. Saya bukan orang yang suka ingar-bingar," tuturnya.
 
Tak hanya soal rencana menikah, Mike berujar jika saat itu dirinya begitu bergairah untuk melakukan banyak hal. 
 
"Saya baru pindah label juga di Aquarius, saya punya gairah hidup lagi. Karier lagi mekar, badan lagi susut, love life lagi senang-senangnya," tutup Mike. 
 
Kini Mike telah tiada. Kisah dan perjuangannya untuk menjadi yang terbaik di pentas Indonesian Idol akan terus dikenang. 
 
Selamat jalan Mike... [P]
 
Sumber Kompas.com 
Editor :
Sumber :
Akses gilangnews.com Via Mobile m.gilangnews.com

BERITA TERPOPULER Index »

ALAMAT KANTOR PUSAT:
Jalan Samarinda (Kapling I) No.8 Pekanbaru
TELP / HP : 0812 7065 1990
Email: [email protected] / [email protected]
AVAILABLE ON :