Pekanbaru

Warga Keluhkan 'Iklan Jambret' di Videotron Simpang Tiga Pekanbaru

Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Videotron kini semakin banyak berdiri di Kota Pekanbaru baik milik pemerintah maupun swasta. Hal ini karena videotron dianggap media tepat dalam menyampaikan pesan dan promosi produk. Namun sayang, masih ada videotron yang menayangkan konten yang tidak mendidik.

Seperti yang terlihat di Simpang Tiga persimpangan jalan Jendral Sudirman-Kaharrudin Nasution. Konten videotron di atas Pos Polisi Gurindam 3 ini dikeluhkan banyak warga karena menayangkan adegan penjambretan.

"Sangat tidak pantas sekali, kontennya sangat mengganggu, masak ditayangkan adegan penjambretan. Bagaimana kalau dilihat anak-anak, bisa-bisa mereka meniru seperti di adegan itu," kata Agus, salah seorang masyarakat yang melintasi jalan tersebut.

Hal yang sama juga dikatakan Masni, ibu dengan 4 orang anak tersebut mengaku khawatir jika penayangan video tersebut berpengaruh pada psikologi anak.

"Kalau kita orang dewasa iyalah, bisa menerima tapi anak-anak bagaimana? Enggak pantas ini (ditayangkan). Kita berharap bisa diganti dengan hal yang lebih mendidik," ujarnya.

Ia memahami pembuat iklan layanan tersebut ingin menyampaikan pesan agar berhati-hati terhadap aksi penjambretan yang bisa terjadi terhadap siapapun. Namun Masni berharap 'jalan cerita' iklan tersebut tidak terlalu memperlihatkan adegan-adegan yang bisa ditiru anak-anak. "Kalau anak kecil melihat pastilah mereka nantinya akan menirukannya," katanya lagi.

Pantauan CAKAPLAH.com di lokasi, video yang dipersembahkan Bidang Humas Polda Riau tersebut menceritakan seorang wanita yang menggunakan perhiasan yang berlebihan saat hendak keluar rumah.

Pada saat yang sama sudah diperingatkan oleh suaminya untuk tidak menggunakan perhiasan karna bisa memicu  kriminalitas. Tetapi sang wanita tidak menghiraukannya.

Selanjutnya, adegan berlanjut pada si wanita yang sedang keluar dari mobil, kemudian ada dua orang pemuda yang melakukan penjambretan. Hingga si wanita terjatuh pingsan karena menghantam aspal, kemudian perhiasannya diambil oleh si penjambret.

Diakhir video, tertulis pesan moral "Kejahatan terjadi karena ada kesempatan".


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar