Pekanbaru

Rumah Mereka Terancam "Ditenggelamkan", Ratusan Massa Unjuk Rasa Menolak Pembangunan Waduk Lompatan

Unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau.

GILANGNEWS.COM - Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa menolak pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, Rabu (9/5/2018) di Kantor Gubernur Riau.

Massa yang tampak beringas tersebut terus mendesak aparat yang bertugas untuk membuka gerbang Kantor Gubernur Riau. Mereka juga mendesak untuk bertemu Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim.

Nantinya, setelah bertemu langsung dengan Plt Gubri, massa ingin menyampaikan kekhawatiran yang menghantui mereka dengan adanya rencana pembangunan waduk tersebut. Yang mana, proyek waduk yang merupakan program strategis nasional (PSN) tersebut akan menenggelamkan rumah tinggal sekitar 8.000 jiwa yang terdiri dari empat desa, yakni Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Tibawan dan Desa Cipang Kanan di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rohul, Provinsi Riau.

Selain itu, pembangunan mega proyek waduk serbaguna di Rokan Hulu yang memakan Rp3 triliun dari dana APBN tersebut akan menenggelamkan sekitar 4.000-6.000 hektare lahan warga beserta kawasan pemukiman warga di empat desa tersebut.

"Proyek waduk ini akan mendzolimi 15.000 warga di empat desa, Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Tibawan dan Desa Cipang Kanan," seru korlap.

"Kami ingin bertemu Plt Gubernur Riau. Mengapa aksi unjuk rasa kami tidak pernah ditemui langsung oleh Plt Gubernur?" teriaknya lagi.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar