Nasional

Ini Dia Bendo yang Digunakan Pelaku untuk Bacok Mahasiswa UGM

Polisi memperlihatkan bendo yang digunakan pelaku membacok korban hingga tewas.

GILANGNEWS.COM - Seorang mahasiswa UGM, Dwi Ramadhani Herlangga yang tewas dibacok merupakan korban salah sasaran. Saat jumpa pers, polisi menunjukkan bendo, senjata tajam yang digunakan pelaku saat beraksi.

Bendo sepanjang 40 cm itu digunakan pelaku AYT (19) membacok korban. Selain bendo, polisi juga menyita sebuah motor matic bernopol AB 2411 WI. Polisi mengamankan satu pelaku lainnya yakni MW (16).

"Untuk ancamannya (tersangka) maksimal 15 tahun penjara," kata Kapolresta Yogyakarta, AKBP Armaini dalam jumpa pers di kantornya, Senin (11/6/2018).

AYT dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Sementara MW dikenakan pasal 351 ayat 3 jo pasal 56 KUHP karena terbukti membantu melakukan penganiayaan.

"Mengenai (MW) yang masih anak-anak sendiri tetap pasalnya itu (pasal 351 ayat 3 jo pasal 56 KUHP) pidananya. Tapi perlakuan terhadap penyidikan, penuntutan dan kemudian nanti di persidangan dia akan mengikuti UU peradilan anak," jelasnya.

"Korban yang dibunuh juga mahasiswa, salah sasaran lagi. Kalaupun salah sasaran tindakan tersangka juga tidak dibenarkan. Jadi apapun alasan si pelaku ini secara hukum tidak dibenarkan," pungkas Armaini.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar