Nasional

Masyarakat Diminta Tak Demo Selama Asian Para Games 2018

Pasukan gabungan melaksanakan apel pengamanan Asian Para Games.

GILANGNEWS.COM - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis mengimbau masyarakat agar tidak menggelar demonstrasi selama pelaksanaan Asian Para Games 2018 pada 8-13 Oktober 2018. Hal itu tertuang dalam maklumat Kapolda Metro Jaya yang sudah ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pangdam Jaya Joni Supriyanto, dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Tonny T Spontana.

"Kami juga mengeluarkan maklumat Kapolda Metro Jaya, yang ditandangani oleh Bapak Gubernur, Pangdam, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Pengadilan Tinggi agar masyarakat bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada tamu-tamu kita yang datang," kata Idham di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/10).

Idham berharap Jakarta bisa menjadi tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan Asian Para Games ke-3. Menurut dia, sudan disiapkan kurang lebih 10 ribu personel gabungan TNI, Polisi, dan Satpol PP untuk pengamanan. "Kami siapkan 10 ribu personel, dan cadangan 3.000 personel, "ujar Idham. Ia mengatakan dalam pelaksanaan pengamanan Asian Para Games, kepolisian bakal melihat pola pengamanan Asian Games satu bulan lalu.

Kepolisian, kata dia, telah melaksanakan operasi Cipta Kondisi selama satu bulan terakhir untuk mengamankan wilayah DKI Jakarta. "Sebulan ini kami melaksanakan operasi Cipta Kondisi, baik teroris, narkoba maupun street crime, Polda Metro, Kodam dan Pemda siap melaksanakan pengamanan Asian Para Games," kata dia.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi berharap pengamanan Asian Para Games dapat dilakukan dengan cara yang spesial karena atlet yang terlibat pun spesial. Ia meminta seluruh elemen masyarakat memiliki tugas bersama untuk menciptakan kondisi aman bagi para peserta dan tamu negara sahabat di Asian Para Games 2018.

"Atlet yang terlibat sangat spesial diharapkan pengamanan juga dilakukan dengan cara yang spesial juga. Kita juga meniliki tugas bersama kepada sahabat duta negara agar mereka merasa nyaman dan akan kembali ke Indonesia karena merasa aman dan nyaman hidup di Indonesia," ucap Imam.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar