Nasional

Prabowo Sebut Penganiayaan Ratna Sarumpaet Pelanggaran HAM

GILANGNEWS.COM - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet di luar prikemanusiaan. Hal itu kata Prabowo telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

"Apa yang dialami Ibu Ratna ini tindakan yang di luar kepatutan, tindakan jelas melanggar HAM dan tindakan pengecut karena dilakukan terhadap ibu-ibu yang usianya sudah 70 tahun," kata Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa (2/10).

Prabowo yang mengaku telah bertemu dengan Ratna secara langsung itu menyebut bukan hanya penganiayaan yang dialami Ratna, melainkan ancaman untuk tidak melaporkan kejadian itu kepada pihak manapun.

Hal itu jugalah yang membuat Ratna, yang merupakan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno itu, tak segera melaporkan penganiayaan yang dialaminya langsung ke pihak berwajib.

"Saya berbicara dengan beliau dan beliau masih ketakutan karena diancam terus. Kita sangat kaget, sangat prihatin dan sangat kecewa telah terjadi satu aksi kekerasan penganiayaan yang sangat kejam kepada salah satu pimpinan BPN kampanye kita," kata dia.

Terkait masih aktifnya Ratna di media sosial sepanjang 21 dan 22 September saat kejadian itu berlangsung, Prabowo berdalih karena akun tersebut tak langsung dipegang oleh Ratna, melainkan oleh admin yang dipercaya.

Dia juga menyangkal soal manifest penerbangan yang tak ada nama Ratna tercantum di penerbangan dari dan ke Jakarta di Bandara Husein Sastranegara.

"Karena dia belum sempat check in, tentu enggak ada namanya, soal medsos, itu medsos kan dipegang admin. Seperti medsos saya juga seperti itu," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo memandang apa yang menimpa Ratna tersebut sebagai ancaman yang cukup serius terhadap demokrasi Indonesia. Pasalnya, Ratna adalah aktivis yang gencar memperjuangkan hak-hak orang miskin dan ketidakadilan.

"Sikap ini suatu ancaman serius dan hari ini hari anti kekerasan internasional dan ini bukan yang pertama. Ada Ibu Neno Warisman mobilnya dibakar depan rumahnya, ada Pak Novel Baswedan pejuang antikorupsi disiram air keras hingga matanya rusak," kata Prabowo.


[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar