Riau

Sudah 3 Hari Taman Nasional Tesso Nilo Riau Terbakar, Api Belum Padam

Kondisi Taman Nasional Tesso Nilo yang terbakar.
Loading...

GILANGNEWS.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau. Polisi menyebut ada beberapa kendala yang menghambat proses pemadaman.

"Kawasan TNTN sekarang terbakar hebat, semua sisi kebakaran mengepung taman nasional," kata seorang warga Pelalawan, Sunarto saat berbincang dengan wartawan, Kamis (1/8/2019).


Menurut Sunarto, kebakaran di TNTN sudah berlangsung lebih dari 3 hari. Kebakaran tersebut menimbulkan asap pekat.

"Kami melihat saban hari helikopter Satgas melakukan pemadaman. Tapi apinya tak kunjung padam," ujar Sunarto.

Loading...


Polres Pelalawan membenarkan adanya kebakaran di TNTN. Upaya pemadaman sudah dilakukan, namun terhambat.

"Melakukan pendinginan di Desa dan TNTN dipimpin Kapolsek Pangkalan Kuras. Di lokasi cuaca panas terik dan angin kencang, lokasi sulit dijangkau dan minim air," kata Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi dalam keterangan tertulis.

TNTN merupakan kawasan konservasi, dan juga habitat gajah liar. Di sana tercatat ada sekitar 140 ekor gajah liar.

Pihak BPBD Riau juga sudah memantau kondisi TNTN. Kepala BPBD Riau Edward Sanger menyebut TNTn sudah dikelilingi api.

"Jadi kalau saya lihat tadi lewat udara, ya TNTN ini sudah dikepung kebakaran. Jarak api yang satu ke yang satu titik saling berjauhan, tapi melihat posisi kebakaran sudah mengeliling TNTN," terang Edwar saat dimintai konfirmasi wartawan.


Edwar menyebut TNTN merupakan lahan mineral, bukan gambut. Meskipun demikian, kebakaran di sana tetap memunculkan asap tebal.

"Memang lahan mineral di sana, tidak gambut. Tapikan kalau pun sudah kita padamkan satu titik misalnya, asap tetap banyak. Kebakaran diperkirakan 3 hari terakhir ini," tutur Edwar.

Upaya pemadaman saat ini tengah dilakukan tim satgas. Salah satu upaya pemadamannya yakni water bombing.

"Tim Satgas Darat melakukan upaya pemadaman di sana, tapi memang lokasinya susah terjangkau, dan minimnya air di lokasi. Tim udara kita melakukan water bombing," kata Edwar.


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar