Pekanbaru

DPRD Dukung Kinerja WiKA - KARAGA KSO Bangun Jaringan Pipa di Pekanbaru

Para pekerja PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk bekerjasama dengan PT Karaga, tampak membersihkan sisa sisa material diruas jalan sehingga tidak menggangu warga dan selalu terlihat bersih
Loading...

GILANGNEWS.COM - Masyarakat Kota Pekanbaru untuk beberapa bulan ke depan, tidak perlu merisaukan lagi terkait kesehatan lingkungan, khususnya dalam pengolahan air limbah.

Sebab pemerintah kini sedang membangun proyek pembangunan jaringan perpipaan air limbah, di beberapa titik dan ruas jalan di Kota Pekanbaru. Khusus di Kecamatan Sukajadi, yang saat ini berjalan di ruas Jalan Kuau, Jalan Bangau, Jalan Ketitiran, Gang Pelajar, serta Jalan Ahmad Dahlan.

PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk bekerjasama dengan PT Karaga, dipercaya oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk mengsukseskan program Metropoltan Sanitation Management Investment Project (MSMIP) Kota Pekanbaru. 

"Benar sekali, kami ditunjuk untuk mengerjakan kegiatan ini. Sejauh ini kami disupport penuh juga oleh Pemko Pekanbaru," kata Aswar Anas, selaku Kasie Teknik Proyek, Minggu (7/8/2019).

Loading...

Dijelaskan, bahwa dibangunnya proyek jaringan perpipaan air limbah di Kota Pekanbaru, karena beberapa hal. Selain 
Kota Pekanbaru merupakan salah satu kota padat penduduk dan pertumbuhan permukiman yang tinggi, juga peningkatan penduduk dan permukiman yang padat tersebut, tentunya membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang menjadi satu syarat untuk kesehatan masyarakat, serta kesehatan lingkungan.

"Selama ini bisa kita pastikan dalam pengolahan air limbah, masyarakat hanya mengandalkan tanki septik untuk menampung limbah rumah tangga. Sebenarnya, tanpa kita sadari tangki septik beresiko bocor sehingga merembes kedalam tanah. Kemudian mengakibatkan virus dan bakteri meresap mencemari sumur air tanah yang dikonsumsi warga. Ini dampaknya akan dirasakan jangka panjang oleh anak dan cucu kita," terang Anas.

Karena itu, untuk meningkatkan kualitas air dan menghindari tercemarnya air tanah tersebut, pihaknya berkomitmen mensukseskan program MSMIP tersebut. Untuk diketahui, program MSMIP merupakan program yang dicanangkan langsung oleh Pemerintah Pusat, dengan menyeleksi kota-kota besar di Indonesia dan salah satu kota besar yang terpilih adalah Kota Pekanbaru.

"Jadi sekali lagi kami terangkan, proyek pembangunan jaringan perpipaan air limbah ini, memastikan air limbah yang dibuang oleh rumah tangga, hotel, rumah sakit dan pabrik industri dapat aman untuk lingkungan," paparnya.

Untuk sistem pengelolaan yang dilakukan, lanjut Anas, dengan mengalirkan air limbah secara kolektif ke sub-sistem pengolahan terpusat, untuk diolah sebelum dibuang ke badan air permukaan atau sungai.

Apa sebenarnya manfaat dengan adanya jaringan perpipaan air limbah? Dijelaskan, bahwa mengelola air limbah, terutama limbah industri dan rumah sakit yang mengandung komponen bahan kimia, supaya limbah yang dibuang ke lingkungan tidak mencemari lingkungan dan warga sekitar.

Selain itu, mengolah air limbah domestik supaya air bekas MCK tidak mengontaminasi air sumur warga. "Manfaatnya juga menjaga kehidupan biota-biota yang hidup di sungai tetap lestari, serta mengurangi banjir di sekitar lingkungan warga, karena air banjir dapat dialirkan ke jaringan IPAL," terangnya lagi.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa proses pembangunan jaringan IPAL ini, akan memakan waktu hingga tahun 2020. Namun untuk sistem pelaksanaan pekerjaan secara frontal dan per-ruas jalan dengan jumlah tim yang ada, maka warga hanya akan terkena dampak sementara, tidak sampai akhir tahun 2020.

Kemudian untuk sistem pemasangan pipa juga, dilakukan pemasangan mainhole, dan bak kontrol untuk mengecek tersumbatnya jaringan. Sehingga jaringan dipastikan aman dari tersumbat. Sedangkan jenis pipa yang dipasang adalah pipa uPVC, punya standar internasional dan mampu menahan tekanan hingga 10 bar, atau bisa dikatakan jika dilindas truk tidak akan pecah.

"Jadi dengan adanya proyek IPAL ini, akan berdampak positif terhadap warga Pekanbaru. Meski saat proses pemasangan pipa akan merusak perkerasan jalan. Tapi segera dilakukan perbaikan seperti semula, dengan pengawasan dinas terkait," sebutnya.

Anas menyampaikan, keberhasilan pembangunan jaringan perpipaan air limbah, juga tergantung dari warga Kota Pekanbaru dan yang akan mendapat manfaatnya adalah warga kota Pekanbaru.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE meminta, agar pekerjaan pembangunan jaringan perpipaan air limbah di kota ini, berdasarkan aturan yang ada. Pihaknya akan mendukung penuh pekerjaan ini.

"Apalagi untuk kepentingan masyarakat umum. Jadi, kita minta masyarakat juga mendukung program bagus ini," imbau politisi PDIP ini. ***


Loading...

[Ikuti GilangNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar