Turis AS di Malaysia Positif Terinfeksi Virus Corona

Ahad, 16 Februari 2020 | 12:24:53 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Kementerian Kesehatan Malaysia mengungkap seorang wisatawan Amerika Serikat (AS) positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Secara total, Malaysia mencatat 22 kasus virus corona di negaranya.

Warga negara AS berusia 82 tahun itu menjadi penumpang kapal pesiar yang berlabuh di Kamboja pada 13 Februari 2020.

"Sebanyak 145 penumpang kapal pesiar tersebut mengambil penerbangan ke Malaysia pada 14 Februari 2020," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah, seperti dilansir media, Minggu (16/2).

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Di antara jumlah tersebut, sambung dia, penumpang yang terdeteksi menunjukkan gejala dan suaminya dirujuk ke Hospital Sungai Buloh di Kuala Lumpur. "Untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

    Noor Hisham mengungkap tes COVID-19 yang dilakukan menunjukkan hanya satu dari pasangan turis AS itu yang positif terjangkit virus corona.

    "Uji deteksi COVID-19 dijalankan oleh Institut Penelitian Pengobatan Malaysia (IMR) dan dinyatakan positif pada 15 Februari 2020. Suami wanita itu sendiri negatif virus corona," terang Noor Hisham.

    Sebelumnya, media internasional melaporkan kapal pesiar WS Westerdam diperbolehkan berlabuh di perairan Kamboja setelah ditolak oleh empat negara yang khawatir dengan penularan wabah virus corona.

    Kapal yang membawa 2.200 penumpang termasuk 802 anak buah kapal tersebut tidak diterima untuk berlabuh di Jepang, Taiwan, Filipina dan Thailand.

    Semua penumpang dan awak kapal harus menjalani pemeriksaan bagi memastikan mereka bebas virus tersebut.

    Sebelumnya dua kasus baru COVID-19 melibatkan warga China, sehingga menjadikan jumlah keseluruhan terjangkit virus di Malaysia mecapai 22 kasus termasuk enam masyarakat lokal setempat.

    Terkini