Nangis Berlebihan, Pengantin Wanita Meninggal Kena Serangan Jantung

Rabu, 10 Maret 2021 | 11:03:29 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Seorang pengantin wanita di India meninggal saat upacara 'pamitan' karena nangis yang berlebihan. Dokter mengatakan ia mengalami serangan jantung.

Pada Selasa (09/03), anggota keluarganya sedang mempersiapkan upacara 'bidaai' pada Jumat pagi, ketika dia mulai menangis dan pingsan.

Pengantin wanita bernama Gupteswari Sahoo ini terlihat sangat sedih ketika upacara bidaai yang bisa diartikan sebagai acara pamitan.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • Keluarga menyadarkannya dengan memijat dan memercikkan air ke wajahnya tetapi sia-sia. Dia kemudian dilarikan ke Dunguripalli CHC di mana dokter menyatakan dia telah meninggal.

    Gupteswari disebut meninggal karena serangan jantung akibat 'menangis berlebihan'. Tubuhnya telah dikirim untuk postmortem dan kini tinggal menunggu laporan.

    Gupteswari Sahoo menikah di desa Julunda di blok Binia, distrik Sonepur pada hari Kamis. Ia dipinang oleh Bisikesan dari Desa Tetelgaon di blok Loisingha, Kabupaten Balangir.

    Paman dari pihak ayah Gupteswari, Prahallad Sahoo mengatakan keponakannya berada di bawah tekanan berat setelah kematian ayahnya, Muralidhar Sahoo beberapa bulan lalu.

    Sementara itu, Huffpost melaporkan bahwa serangan jantung dapat terjadi saat jantung berdebar terlalu kencang atau palpitasi. Gejala ini kerap datang tanpa sebab dan menimbulkan kecemasan.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB