PEKANBARU, — Kepolisian Daerah Riau mengintensifkan penindakan terhadap praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan gas bersubsidi dalam dua pekan terakhir. Hasilnya, sebanyak 22 kasus berhasil diungkap dengan total 39 tersangka diamankan.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Ade Kuncoro Ridwan, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran.
“Dalam kurun waktu dua pekan, kami mengungkap 22 kasus penyelewengan BBM bersubsidi dengan 39 orang tersangka,” ujar Ade di Pekanbaru, Rabu (22/4/2026).