Ulah Sembrono Dokter Bikin 40 Pasien Kena HIV

Rabu, 07 Februari 2018 | 16:02:37 WIB
Ilustrasi

GILANGNEWS.COM - Sedikitnya 40 orang terinfeksi HIV akibat kelalaian dokter di India bagian utara. Sebagaimana dicukil dari laman Aljazeera, para korban ditemukan di negara bagian Uttar Pradesh.

Mereka disebutkan saat sakit pernah ditangani oleh dokter yang diragukan kualifikasinya. Bahkan si dokter menyuntik para pasien berkali-kali dengan jarum suntik yang sama. Alhasil, sedikitnya 40 orang tertular virus HIV.

Kondisi mengerikan itu terungkap setelah Selasa, 6 Februari 2018, keluar hasil pemeriksaan para korban, termasuk anak-anak yang didiagnosis di salah satu kamp medis milik LSM internasional di Bangarmau, Distrik Unnao, diberitakan media setempat.

  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Baca Juga PLN UID Riau dan Kepri Lakukan Edukasi kepada Stakeholder dan Masyarakat Pekanbaru
  • Baca Juga PLN Buka Suara soal Tuduhan Bayar THR Tak Sesuai Aturan
  • "Ada 40 kasus positif HIV dari 400 orang yang sudah kami tes," kata Sunil Bangarmau, salah satu konsultan kesehatan di distrik tersebut.

    Dia mengatakan, korban masih berpotensi bertambah karena masih ada pemeriksaan terhadap sekitar 100 orang lagi.

    "Mereka menceritakan bahwa para pasien sebelumnya diobati oleh dokter yang sama karena sakit dan untuk mereka digunakan jarum suntik yang sama," lanjutnya.

    Sementara itu, Menteri Kesehatan negara bagian Uttar Pradesh, Siddharth Nath Singh menjanjikan bahwa kasus ini akan diselidiki, termasuk menyelidiki para dokter yang berpraktik. Padahal tidak memiliki kualifikasi yang cukup alias dokter tanggung. Mereka berpraktik tanpa lisensi dan masih perlu disertifikasi.

    "Kasus ini tengah diselidiki dan sanksi pasti diberikan kepada dokter yang melakukan praktik ilegal," kata Nath Singh.

    Terkini

    Harga CPO Riau Awal 2026 Fluktuatif namun Cenderung Menguat

    Selasa, 13 Januari 2026 | 20:49:12 WIB