Kuburan Massal Korban ISIS Ditemukan di Afghanistan

Selasa, 20 Februari 2018 | 08:25:06 WIB

GILANGNEWS.COM - Sebuah kuburan massal korban kejahatan ISIS ditemukan di provinsi Nangarhartimur, Afghanistan, Senin (19/2). Dalam kuburan tersebut ditemukan sembilan jenazah warga sipil.

Para korban telah diidentifikasi sebagai penduduk distrik Kot yang diculik oleh milisi ISIS lebih dari setahun yang lalu setelah bentrokan dengan pasukan pemberontakan setempat, kata juru bicara gubernur Nangarhar Attaullah Khogyani, dilaporkan laman Anadolu Agency.

Kuburan massal ini ditemukan setelah pasukan keamanan Afghanistan berhasil memukul mundur para milisi ISIS keluar dari daerah tersebut. Distrik selatan ini disebut-sebut merupakan salah satu benteng terkuat ISIS yang masih tersisa di Afghanistan.

  • Baca Juga Menjaga Terangnya Idulfitri, PLN UID Riau dan Kepri Siaga Amankan Pasokan Listrik
  • Baca Juga Wako Agung Nugroho Minta Tambahan SPKLU di Pekanbaru
  • Baca Juga Warga Apresiasi Respons Cepat PLN Tingkatkan Kualitas Layanan Kelistrikan di Harapan Jaya Pekanbaru
  • Baca Juga Mulai Juni 2025, Pemerintah Berikan Diskon Listrik 50% untuk Pelanggan Tertentu
  • Afghanistan merupakan salah satu negara yang kerap menjadi sasaran serangan bom bunuh diri milisi ISIS. Kabul sebagai ibu kota negara tersebut, telah beberapa kali dilanda serangan bom yang telah menewaskan ratusan warga sipil. Tidak hanya ISIS, milisi Taliban juga kerap melancarkan serangan yang menargetkan warga sipil di sana.

    Untuk melawan kedua kelompok teroris ini, Afghanistan menjalin kerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS). Pada April tahun lalu, AS menjatuhkan bom Massive Ordnance Air Blast atau biasa disebut induk dari segala bom. Bom seberat 9.800 kilogram tersebut dijatuhkan untuk memberantas basis ISIS di provinsi Nangarhar. Penggunaan bom ini juga merupakan penggunaan senjata konvensional terbesar yang pernah dipilih AS.

    Terkini