Kartel Narkoba Bakar 1 Keluarga, Daeng Ampuh Komandoi dari Penjara

Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:24:33 WIB
Daeng Ampuh.

GILANGNEWS.COM - Satu keluarga dibakar di rumahnya di Makassar oleh jejaring kartel narkoba. Otak pelakunya ternyata di dalam penjara, Daeng Ampuh.

"Dia hanya komando mengatur jual beli (narkoba) dari dalam sel," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Irwan Anwar kepada detikcom, Selasa (14/8/2018).

Daeng ditahan di kasus pembunuhan/penganiayaan yang menyebabkan kematian. Meski badannya di dalam penjara, tapi pengaruhnya tetap mencengkeram anak buahnya. Ia terus menjalankan bisnis narkoba, termasuk dengan Fahri.

  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 60 Persen Anak Sekolah
  • Baca Juga Henny Sasmita Wahid Kunjungi Buluh Cina, Dorong Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
  • Baca Juga Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Tinjau PKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru
  • Baca Juga TP PKK Riau Apresiasi Pekanbaru atas Capaian Imunisasi Bayi Lengkap
  • "Fahri mendapat barang dari Ampuh, melalui perintah Ampuh kepada bandar lain di luar, barang (narkoba) ini bukan di sel posisinya," ujar Irwan.

    Nah, di tengah jalan, Fahri mengambil narkoba ke anak buah Daeng Ampuh, tapi tidak dibayar. Daeng Ampuh marah dan menyuruh anak buah lainnya untuk menagih utang ke Fahri.

    Namun Fahri malah sembunyi di rumah kakeknya. Alhasil, orang suruhan Daeng Ampuh membakar rumah kakek Fahri hingga menewaskan enam orang, termasuk Fahri.

    "Karena tidak kunjung dibayar berbuntutlah pembakaran itu," tutur Irwan.

    Berikut ini enam yang tewas saat kebakaran pada 6 Agustus lalu:

    1. H Sanusi 75 tahun
    2. Hj Bondeng 70 tahun
    3. Hj Musdalifa 40 tahun
    4. Hijas 6 tahun
    5. Mira 18 tahun
    6. Fahri (bandar narkoba)

    Terkini