x
Sabarudi ST Pimpinan Sidang Paripurna MoU R-APBD Perubahan Pekanbaru 2023
Ketua DPRD Pekanbaru Sabarudi ST saat Pimpinan Sidang Paripurna MoU R-APBD

Sabarudi ST Pimpinan Sidang Paripurna MoU R-APBD Perubahan Pekanbaru 2023

Senin, 11 September 2023 - 21:52:28 wib | Di Baca : 346 Kali

PEKANBARU - DPRD Pekanbaru akhirnya menyetujui anggaran perubahan APBD Pekanbaru tahun 2023 sebesar Rp 2,890 triliun. Nilai ini naik sekitar Rp 191 miliar dari APBD Pekanbaru 2023 yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp 2,699 triliun.

Kesepakatan ini dicapai dalam Rapat Paripurna MoU KUA PPAS RAPBD Perubahan Tahun 2023, Senin (11/9/2023) malam. Paripurna dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, di dampingi Wakil Ketua Ir Nofrizal MM, serta Anggota DPRD lainnya.

Sementara dari Pemko, diwakili Sekda Pekanbaru Indra Pomi Nasution, para Asisten, serta sebagian Kepala OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Kenaikan anggaran sekitar Rp 191 miliar tersebut, berasal dari dana transfer sekitar Rp 80 miliar, serta dari potensi PAD sekitar Rp 65 miliar.

Namun, beberapa anggota Banggar dalam rapat Banggar sebelum Paripurna MoU dilaksanakan, sempat mempertanyakan mengenai potensi PAD yang akan diraih, di sisa waktu jelang akhir tahun 2023.

Sebab, dengan waktu praktis 3 bulan, plus sudah ditutupnya denda pajak PBB, apakah bisa mengejar angka yang ditetapkan tersebut.

"Tapi kita harus sama-sama optimis, karena setelah ditetapkan nilai ini, Pemko kita dorong untuk merealiasikannya. Apalagi memang sudah kita sepakati bersama," papar Nofrizal berharap.

Sekda Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua anggota DPRD Pekanbaru.

Terutama Anggota Banggar, yang sudah bertukus lumus membahasnya KUA PPAS R-APBD Perubahan 2023, bersama TAPD Pemko Pekanbaru.

"Kita harapkan, kawan-kawan DPRD bisa membahas tahapan selanjutnya. Karena memang kita di-deadline pengesahan APBD Perubahan 2023, paling lambat akhir September ini," pinta Indra Pomi.

Sekedar gambaran, berdasarkan jadwal Banmus DPRD, pada Senin 18 September, dilaksanakan Paripurna Pidato Pengantar Keuangan KUA PPAS RAPBD Perubahan 2023.

Kemudian, pada Selasa 19 September, dilanjutkan Paripurna Pandangan Umum Fraksi Tentang RAPBD Perubahan 2023.

Setelah itu, Paripurna Jawaban Pemerintah tentang RAPBD Perubahan pada Senin 25 September. Terakhir, pada Rabu 27 September 2023, DPRD Pekanbaru menggelar Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2023.

Untuk APBD Perubahan 2023 ini, sesuai aturan, paling lambat disahkan pada 30 September 2023.

Potensi PAD Masih Jadi Persoalan

Peningkatan anggaran perubahan APBD Pekanbaru tahun 2023 sebesar Rp 191 miliar ini, tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Sebab, dengan adanya penambahan anggaran, maka diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan di Kota Pekanbaru.

Namun, potensi PAD yang menjadi sumber utama untuk membiayai pembangunan di Kota Pekanbaru, masih menjadi persoalan yang perlu dijawab Pemko Pekanbaru. Sebab, dengan sisa waktu yang tinggal sekitar 3 bulan, apakah Pemko Pekanbaru dapat mengejar target PAD yang telah ditetapkan tersebut.

Apalagi, denda pajak PBB yang menjadi salah satu sumber PAD yang cukup besar, sudah ditutup pada akhir Juli 2023 lalu.

Oleh karena itu, Pemko Pekanbaru perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan PAD di sisa waktu yang ada. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan realisasi pajak dan retribusi daerah. Selain itu, Pemko Pekanbaru juga dapat mencari sumber-sumber PAD baru.

Dengan adanya langkah-langkah strategis tersebut, diharapkan Pemko Pekanbaru dapat merealisasikan anggaran perubahan APBD 2023 dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Pekanbaru. (ADV)


Editor :
Sumber : GN 1

BERITA TERKAIT
TUILIS  KOMENTAR
BERITA SEBELUMNYA