x
Bapenda Pekanbaru Gandeng TP-PKK Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Kader PKK Diterjunkan Data PKB dan Distribusi SPPT PBB-P2
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, T. Denny Muharpan, SH., MH didampingi jajaran Bapenda Kota Pekanbaru menyerahkan SPPT PBB-P2 kepada kader TP-PKK

Bapenda Pekanbaru Gandeng TP-PKK Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Kader PKK Diterjunkan Data PKB dan Distribusi SPPT PBB-P2

Kamis, 07 Mei 2026 - 18:56:13 wib | Di Baca : 395 Kali

PEKANBARU – Upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan terus dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperkuat sinergi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pekanbaru dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari gagasan Ketua TP-PKK Kota Pekanbaru, Hj. Sulastri A, S.Sos., M.H, yang mendorong keterlibatan aktif kader PKK dalam menyampaikan edukasi perpajakan sekaligus membantu pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi pendataan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan penyerahan SPPT PBB-P2 tersebut diawali di wilayah kerja UPT Pendapatan V Bapenda Kota Pekanbaru yang meliputi Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Tuah Madani, Kamis (7/5/2026).

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, T. Denny Muharpan, SH., MH, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Turut hadir Camat Tuah Madani Farid Irwan Maulana, S.IP., M.IP, Kepala Bidang Pajak Daerah I Inang Tati Dewi, S.Sos., M.Si, Kepala UPT Pendapatan V Athie Fariza, SM., MM, serta Kepala Tata Usaha UPT Pendapatan V Marajoki Harahap, S.Kom., M.Kom.

Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Kota Pekanbaru menegaskan bahwa peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi berbagai elemen masyarakat yang memiliki kedekatan langsung dengan warga, termasuk kader-kader PKK yang selama ini aktif dalam kegiatan pemberdayaan keluarga hingga tingkat kelurahan dan RT/RW.

Melalui program ini, kader PKK tidak hanya membantu menyampaikan SPPT PBB-P2 kepada wajib pajak, tetapi juga berperan dalam melakukan pendataan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pendataan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kesesuaian data wajib pajak serta mendukung optimalisasi penerimaan daerah dari sektor PBB-P2 dan Opsen PKB.

Keterlibatan kader PKK dinilai memiliki nilai strategis karena mereka berada di tengah-tengah masyarakat dan memahami kondisi lingkungan masing-masing. Dengan pendekatan yang lebih dekat dan komunikatif, informasi mengenai kewajiban perpajakan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat.

Sebagai bentuk penguatan kapasitas, kader PKK Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Tuah Madani juga mendapatkan pembekalan penggunaan Aplikasi ASIAP, sebuah platform digital yang dikembangkan dan telah diimplementasikan oleh Bapenda Kota Pekanbaru untuk mendukung pendistribusian SPPT PBB-P2 secara lebih cepat, tepat, dan terukur.

Melalui aplikasi tersebut, proses distribusi SPPT dapat dipantau secara real-time, sehingga memudahkan monitoring sekaligus memastikan setiap dokumen sampai kepada wajib pajak yang berhak menerimanya. Digitalisasi ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang terus dikembangkan Bapenda Kota Pekanbaru guna meningkatkan efektivitas dan akurasi layanan perpajakan.

Menurut Bapenda Kota Pekanbaru, keberhasilan penyampaian SPPT PBB-P2 secara tepat sasaran memerlukan dukungan berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti TP-PKK menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas edukasi perpajakan kepada masyarakat.

Peran aktif para kader PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan diyakini mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga berbagai program kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap tercipta kesamaan pemahaman antara pemerintah dan masyarakat mengenai pentingnya kontribusi pajak terhadap kemajuan daerah. Di sisi lain, keterlibatan kader PKK juga diharapkan dapat mempercepat penyebaran informasi dan meningkatkan kualitas data perpajakan yang dimiliki pemerintah daerah.

Ke depan, Bapenda Kota Pekanbaru akan terus memperluas pola kolaborasi serupa di seluruh kecamatan se-Kota Pekanbaru. Dengan dukungan TP-PKK dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan dan mewujudkan Pekanbaru yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (Advertorial)


Editor :
Sumber : RILL

BERITA TERKAIT
TUILIS  KOMENTAR
BERITA SEBELUMNYA