KONI Riau Kekurangan Dana, Program Atlet dan Kejuaraan Terancam Mandek

Senin, 12 Mei 2025

Wakil Ketua I KONI Riau, Khairul Fahmi

GILANGNEWS.COM - Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau tahun 2025 ini sangat terbatas. Akibatnya, sejumlah kegiatan tidak bisa terlaksana, termasuk Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Riau.

Wakil Ketua I KONI Riau, Khairul Fahmi mengatakan bahwa anggaran KONI Riau tahun ini hanya Rp10,8 miliar. Angka itu ditetapkan setelah dilakukan efisiensi anggaran oleh Dispora Riau.

Dalam efisiensi anggaran, KONI Riau mengusulkan anggaran tahun 2025 sekitar Rp25 miliar. Dengan jumlah anggaran tersebut, KONI Riau tetap bisa mengirimkan atlet masing-masing cabang olahraga (cabor) untuk mengikuti kejuaraan nasional serta pelaksanaan kejuaraan.

Namun anggaran yang diusulkan kembali dipangkas lagi hingga tersisa Rp10,8 miliar. Dengan anggaran itu, KONI Riau hanya cukup untuk pembiayaan kegiatan rutin saja.

"Anggaran Rakerprov KONI Riau saja dicoret, sehingga tahun ini kita tidak ada Raker," ujar Fahmi, Senin (12/5/2025).

Padahal, kata Fahmi, Raker itu diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI Riau.

"Kalau semisalnya tahun lalu di hotel, mungkin tahun ini di tempat yang sederhana, tapi ada Raker-nya. Kan ada solusinya," katanya.

Selain Raker, kata Fahmi, akibat pemotongan anggaran tersebut, atlet dan cabor di Riau tidak bisa ikut kejuaraan nasional maupun menggelar kejuaraan.