Disdik Riau Dinilai Gagal Optimalkan Aset, DPRD: Potensi Besar Terbuang

Selasa, 20 Mei 2025

Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri

GILANGNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta Dinas Pendidikan (Disdik) optimal dalam pengelolaan aset. Pasalnya, dari total aset yang ada, Disdik Riau hanya mengumpulkan sekitar Rp1,2 miliar.

Padahal Disdik Riau memiliki banyak potensi yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk penerimaan daerah.

Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri mengatakan, Disdik Riau memiliki banyak aset yang dikelolanya. Akan tetapi, aset-aset tersebut tak dikelola dengan maksimal.

Dia mencontohkan lahan luas, lapangan sepak bola, aula, dan kantin sekolah yang bisa dimanfaatkan secara ekonomi. Akan tetapi hal itu tidak dijadikan sumber pendapatan.

"Selama ini, PAD dari pengelola itu hanya sekitar Rp1,2 miliar per tahun, padahal asetnya sangat besar. Lapangan di sekolah bisa disewakan untuk kegiatan olahraga, kantin bisa dikelola lebih inovatif, bahkan lahan kosong bisa dimanfaatkan untuk los dagang demi kepentingan siswa, sehingga memberikan insentif bagi pemasukan daerah," ujar Edi, Selasa (20/5/2025).

Melihat kondisi itu, ia menekankan akan pentingnya jiwa entrepreneurship bagi kepala sekolah, sehingga bisa memberdayakan aset sekolah.

"Tapi sayangnya, mereka selama ini hanya fokus membelanjakan anggaran tanpa memikirkan cara menghasilkan pemasukan tambahan," tambahnya.

Saat hearing bersama Disdik Riau, kata Edi, Kepala Dinas mengakui masih banyak kepala sekolah yang belum memiliki mindset kewirausahaan.

"Mereka cenderung pasif dalam memanfaatkan aset untuk menghasilkan pendapatan," pungkasnya.