
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho
GILANGNEWS.COM - Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di Kota Pekanbaru sudah berjalan hampir 100 persen meski secara perencanaan baru akan dimulai pada 2 Juli 2025.
"Secara perencanaan, LPS baru dimulai 2 Juli mendatang. Namun saat ini sudah berjalan hampir sepenuhnya," kata Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, Ahad (29/6/2025).
Ia menjelaskan, percepatan ini dilakukan menyusul pemutusan kontrak kerja sama dengan pihak ketiga sebelumnya. Pemerintah Kota (Pemko) pun segera melakukan penyesuaian pola kerja untuk memastikan layanan tetap berjalan.
Agung menegaskan, pelaksanaan LPS tetap harus diawasi, terutama soal iuran yang diminta dari masyarakat. Ia menyebut iuran ini bersifat sukarela.
“Masyarakat boleh memilih. Jika ingin sampahnya dijemput petugas LPS di lingkungan masing-masing, maka diharapkan ikut berpartisipasi membayar iuran,” cakapnya.
Sementara bagi warga yang tidak ingin menggunakan layanan ini, diperbolehkan membuang sampah langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau titik pembuangan legal yang telah disediakan. Jangan dibuang di TPS yang sudah dilarang.
"Kita berharap masyarakat memahami pentingnya iuran dalam mendukung operasional LPS agar pengangkutan sampah di kota dapat berjalan optimal," katanya.