Tesso Nilo Akan Dikembalikan ke Fungsi Asli, Satgas Tegaskan Tidak Boleh Ada Sawit

Ahad, 29 Juni 2025

Randy Bhramantyo

GILANGNEWS.COM - Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memastikan, kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang dicaplok menjadi kebun sawit akan dipulihkan. Pemulihan menjadi hutan kembali ini akan dilakukan bila proses penertiban dan relokasi masyarakat dari hutan lindung tersebut tuntas.

Hal ini disampaikan Anggota Satgas Penertiban Kawasan Hutan dari unsur BPKP Randy Bhramantyo. Menurutnya, fungsi hutan di kawasan TNTN akan dikembalikan ke fungsi semula.

"Tisso Nilo, di dalamnya harus bersih semua, tidak boleh ada kebun sawit", tegas Randy saat berbincang bersama wartawan di Pekanbaru, baru-baru ini.

Satgas menurut Randy memang menghadapi resistensi, bukan hanya dari masyarakat, tapi utamanya dari para cukong yang ada di belakang mereka. Resistensi itu mulai dari aksi demo hingga pencabutan plang yang dipasang Satgas di lokasi.

Randy menekan, TNTN merupakan wilayah konservasi, bukan hanya milik seluruh masyarakat Riau. Namun TNTN merupakan paru-paru dunia yang wajib dikembalikan fungsinya dan dilindungi. Maka dari itu ia mengajak masyarakat dan juga media untuk turut berperan dalam upaya pengembalian hutang lindung ini.

"Kita berharap dukungan dari media untuk melawan diatrupsi informasi, penggiringan opini publik yang kontradiktif dengan upaya kita memuluhkan Tesso Nilo," ucapnya.

Satgas menurut Randy tetap akan mengedepankan cara-cara persuasif dalam penertiban TNTN. Pada proses pemulihan nanti Satgas juga akan melibatkan masyarakat sekitar dengan harapan ke depan mereka turun menjaga kawasan konservasi sejumlah satwa langka yang dilindungi tersebut.

Namun Randy bersyukur bahwa masyarakat mendukung upaya ini. Hal ini setidaknya bisa dilihat di media sosial dimana netizen memperlihatkan dukungannya di akun-akun resmi lembaga konservasi agar TNTN segera dipulihkan.