
GILANGNEWS.COM - Kabel fiber optik yang semrawut di sejumlah titik di Kota Pekanbaru hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat.
Di Jalan Selamat, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, dugaan kabel milik salah satu provider internet, yakni MyRepublic, tampak menggantung tak beraturan di tiang listrik, menimbulkan kekhawatiran warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, gulungan kabel berwarna hitam dengan lis ungu tersebut dibiarkan menjuntai dan melilit tiang listrik tanpa penataan yang rapi. Kondisi ini telah berlangsung lama dan mengancam keselamatan warga.
"Sudah lama kabel itu dibiarkan begitu saja, kami sangat khawatir kalau-kalau nanti jatuh atau menyebabkan korsleting, apalagi disini lingkungan warga banyak anak-anak," ujar Suci, seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, Senin (7/7/2025).
Suci, yang kerap melintas di jalan tersebut sambil membawa anaknya, berharap gulungan kabel provider yang dibiarkan menggantung oleh pihak vendor bisa segera ditertibkan oleh pihak terkait.
"Kabel itu rendah sekali, saya takut anak saya pegang-pegang. Ini harusnya segera dibenahi," tambahnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Nur Putra, telah turun langsung ke lokasi pada Jumat (20/6/2025).
Usai menerima laporan keresahan warga atas aktivitas pemasangan tiang dan kabel fiber optik oleh perusahaan penyedia layanan internet yang diduga MyRepublic.
Saat tiba di lokasi, Aidil mendapati lima orang pekerja tengah menggelar kabel di sepanjang jalan tersebut. Ia pun langsung meminta agar pemasangan dihentikan.
"Kita minta pengerjaan tiang kabel ini disetop. Warga sekitar sudah resah dan risih juga. Kalau masih dilanjutkan, nanti saya bawa Satpol PP untuk menertibkan," tegas Aidil kepada para pekerja di lapangan.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Pekanbaru tersebut menyampaikan kekecewaannya terhadap perusahaan provider yang dinilai tidak berkomunikasi secara jelas dengan warga sebelum melakukan pemasangan.
"Kata pekerjanya sudah izin sama RT RW. Tapi warga sekitar ngakunya RT RW tak ada turun beritahu. Banyak juga yang tidak setuju, dan risih karena tiang-tiang kabel di daerah rumahnya terus bertambah," ungkapnya.
Hingga kini, kabel fiber optik tersebut masih terlihat menggantung tanpa penanganan. Warga berharap pemerintah dan pihak provider segera menertibkan kondisi tersebut demi keselamatan dan kenyamanan lingkungan.