
GILANGNEWS.COM -Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengapresiasi kerja cepat dari tim Suruah tugas penangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Dalam waktu beberapa hari ini Karhutla di Riau menurun drastis, setelah dilakukan pemadaman baik melalui udara maupun dari darat.
Hal tersebut disampaikan Wapre Gibran, usai meninjau Sekolah Rakyat Abiseka tingkat SMP di jalan Sekolah, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Senin (28/7). Wapres, Gibran juga mengapresiasi kerja Gubernur Abdul Wahid dan seluruh jajaran karena telah berhasil menangani Karhutla di Riau. Apresiasi ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat mengakui dan menghargai upaya pemerintah daerah dalam mengatasi masalah Karhutla.
“Terimakasih sekali kepada Gubernur, Forkopimda dan semua yang hadir Khususnya di Riau ini sudah sangat berkurang. Tadi waktu kita landing keadaannya sudah mendung ya. Karena ada proses operasi modifikasi cuaca, yang juga rutin ada water bombing saya liat untuk di Riau sudah sangat terkendali,” ujar Wapres Gibran, yang juga didampingi, Gubernur Riau Abdul Wahid, dan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Dikatakan Wapres, perlu penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku pembakar lahan yang ada diwilayah Riau. Sejauh ini penegak hukum telah mengamankan puluhan pelaku pembakar hutan dan lahan, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun perlu terus ditingkatkan terutama memantau Karhutla diseluruh wilayah Riau.
Selain itu bagi korporasi maupun masyarakat yang membuka lahan pertanian dan perkebunan harus melalui proses yang sesuai denagn regulasi. Jika ditemukan tidak sesuai aturan, penegakan hukum harus dijalankan. Dengan penetapan tersangka Karhutla ini diharapkan bisa menjadi perhatian khusus bagi pembakar lahan, sehingga kasus Karhutla tidak terjadi lagi.
“Saya berharap kedepan lebih baik lagi, tadi sudah dipaparkan sudah ada 51 orang yang menjadi tersangka. Yang namanya penegakan hukum, monitoring, deteksi awal penting sekali. Saya sudah diskusi dengan Gubernur masalah regulasi harus ditegakkan kembali,” jelasnya.
“Yang membuka lahan tidak sesuai aturan ditegakkan, tadi sudah ada 51 orang yang jadi tersngka. Kita tidak ingin kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Tadi saya lihat dari tahun 2014 sampi tahun ini kasus-kasus kebakaran hutan sudah menurun,” tegas Wapres Gibran.