
GILANGNEWS.COM — Deretan keluhan mengemuka saat Anggota DPRD Pekanbaru, Robin Eduar SE SH MH, bertemu warga dalam agenda reses di Jalan Sepakat, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Sabtu (9/8/2025). Mulai dari banjir yang merendam rumah hingga setengah meter, jalan rusak yang menelan korban, sampai sulitnya anak-anak masuk SMA negeri, semuanya disuarakan warga.
“Kalau hujan deras, air langsung meluap sampai setengah meter. Parit sudah lama tidak berfungsi,” ujar seorang warga, yang disambut anggukan setuju dari tetangga.
Keluhan serupa datang dari warga Jalan Rokan Jaya. Selain jalan yang rusak parah, ketiadaan drainase membuat genangan air bertahan lama. Warga bahkan mengaku, sudah ada pengendara jatuh karena menghindari lubang di jalan.
Di Kelurahan Bandaraya, kondisi Jalan Karya Indah juga tak kalah memprihatinkan. Warga mengingatkan janji Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk memperbaiki jalan rusak usai dilantik, namun hingga kini perbaikan di lokasi tersebut belum maksimal.
Masalah pendidikan pun menjadi sorotan. Warga mengeluhkan sulitnya masuk SMA negeri, meski di wilayah itu telah berdiri SMAN 17. Sekolah baru itu hanya memiliki dua ruang kelas, sehingga daya tampungnya sangat terbatas.
“Memang SMA kewenangan provinsi, tapi kami tetap menyampaikan aspirasi ini karena menyangkut masa depan anak-anak,” kata Robin.
Tak hanya soal infrastruktur dan pendidikan, isu kesehatan juga mencuat, terutama terkait kepesertaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dianggap belum merata.
Robin memastikan seluruh aspirasi ini akan dibawa ke rapat DPRD dan ditindaklanjuti bersama Pemko Pekanbaru. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kota dan legislatif penting untuk menyelesaikan persoalan yang berulang setiap tahun.
“Reses ini adalah momen bagi kami mendengar langsung suara masyarakat. Semua masukan ini akan kami perjuangkan agar menjadi perhatian serius pemerintah,” tegas politisi senior PDI Perjuangan tersebut.