Inflasi Riau Agustus 2025: Tembilahan Tertinggi 4,46 Persen, Pekanbaru Terendah

Senin, 01 September 2025

Ilustrasi

GILANGNEWS.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat pada bulan Agustus 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Riau sebesar 3,58 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,95.

"Inflasi tertinggi terjadi di Tembilahan sebesar 4,46 persen dengan IHK sebesar 109,28 dan terendah terjadi di Kota Pekanbaru, dimana terjadi inflasi y-on-y sebesar 3,34 persen dengan IHK sebesar 109,36," ujar Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, Senin (1/9/2025).

Ia mengatakan inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya delapan indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,50 persen; diikuti kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,42 persen.

Kemudian kelompok pendidikan sebesar 4,57 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,91 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,39 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,13 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,88 persen; dan kelompok transportasi sebesar 0,68 persen.

"Di sisi lain, tiga kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yaitu: kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,74 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,31 persen; serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan yang mengalami deflasi sebesar 0,23 persen," cakapnya.

Secara month to month (m-to-m) pada Agustus 2025, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,85 persen, dan secara year to date (y-to-d) Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 2,78 persen.