Napi Hukuman Mati Kabur dari Rutan Siak, Tim Gabungan TNI-Polri Turunkan Drone Infra Merah

Senin, 20 Oktober 2025

GILANGNEWS.COM - Tim gabungan dari TNI, Polri dan petugas keamanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabupaten Siak masih melakukan pencarian terhadap satu narapidana hukuman mati yang kabur dari selnya pada pukul 1.50 WIB dini hari, Ahad (19/10/2025) kemarin.

Hingga kini, napi yang diketahui bernama Epi Saputra (34) warga Kabupaten Meranti itu masih belum ditemukan. Petugas melakukan pencarian selama 24 jam nonstop di sekitar hutan kota Taman Arwinas, berdekatan dengan komplek kediaman dinas Bupati Siak.

Dalam pencarian itu, tim gabungan sempat menurunkan satu unit drone untuk memantau dari sisi atas di sekitar lokasi pencairan napi tersebut, dilengkapi dengan sistem infra merah untuk pendeteksi panas tubuh.

"Pencarian sudah menggunakan drone dengan pendeteksi suhu panas, jadi kalau ada tertangkap ada suhu tubuh hewan atau manusia, kami langsung turun mengeceknya," kata salah satu petugas pencarian dari Makodim 0322/Siak, Senin (20/10/2025).

Namun, pencarian belum mendapatkan hasil dan buronan masih belum ditemukan. Petugas juga tampak berjaga di sekitar lokasi dan memblokade titik jalan keluar hutan kota tersebut.

Sebelumnya, tiga narapidana kasus narkoba kabur dari sel Kamar Pengendali Narkoba (KPM) di Rutan Kelas II B Siak. Dua di antaranya berhasil ditangkap, sementara satu napi masih buron.

Saat peristiwa terjadi, petugas mendengar suara mencurigakan di atap seng, lalu mengecek sumber suara. Dari rekaman CCTV, terlihat seorang napi melompat dari atap rutan.

"Petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan dua napi yang kabur, sementara satu orang masih dalam pengejaran," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto kepada wartawan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelarian itu ternyata sudah direncanakan. Para napi merusak engsel pintu sel menggunakan patahan mata gerinda yang mereka temukan di atas ventilasi kamar.

Kerusakan itu dilakukan sedikit demi sedikit selama sepekan. Di dalam sel tersebut ada 8 napi, namun hanya 3 yang melarikan diri.

"Tiga napi yang kabur seluruhnya merupakan terpidana mati kasus narkotika," ujar Anom.

Dua napi yang berhasil ditangkap kini kembali dimasukkan ke rutan. Sementara itu, polisi masih memburu Epi Saputra dengan melibatkan Satreskrim Polres Siak dan Polsek Siak.

"Upaya pengejaran masih berlangsung. Perkembangan akan kami sampaikan segera," tegas Anom.