
GILANGNEWS.COM - Adhyaksa FC Banten mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor telah 7-3. PSPS yang tertinggal 4-1 di babak pertama gagal membalikkan keadaan di babak kedua dan berakhir kalah telak di kandang Adhyaksa FC.
Pada babak pertama, Adhyaksa berhasil mencetak 4 gol lewat Dedi Hartono, Adilson dan Makan Konate. Adilson yang merupakan stiker asing asal Portugal itu mampu mencetak dua gol di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso mengeluarkan Syamsul Rifai dan menggantikannya dengan Hari Nur. Kemudian Aji juga menarik keluar Jakhongir Kurbonboev dan menggantikannya dengan Reyhan Firdaus.
Masuknya Reyhan dan Hari Nur tampak mengubah pola permainan PSPS Pekanbaru. Anak asuh Aji Santoso tampak sering melakukan umpan crossing dengan tujuan Hari Nur.
Aji Santoso sepertinya ingin mengulang kesuksesan Hari Nur yang menjadi pahlawan saat menghadapi Persekat Tegal pekan lalu dengan menciptakan dua gol lewat sundulan.
Sepuluh menit berjalan babak kedua, PSPS yang tertinggal 4-1 masih mendominasi penguasaan bola. Bahkan PSPS mampu mendominasi bola dengan 58 persen dan melakukan serangan-serangan kepada tuan rumah Adhyaksa.
Namun sayangnya, upaya yang dilakukan skuad Askar Bertuah belum mampu menambah gol untuk PSPS.
Sebaliknya, tuan rumah Adhyaksa FC tampak mengambil momen counter attack. Beberapa kali serangan balik Adhyaksa membahayakan gawang PSPS Pekanbaru.
Makan Konate yang lolos dari pengawalan tiga pemain belakang PSPS gagal melakukan tembakan setelah terjatuh dan gagal mengontrol bola.
Pada menit 63', lagi-lagi tuan rumah berhasil mencetak gol kelimanya lewat Adilson yang berhasil mendapatkan umpan terobosan dari tengah lapangan, dan membawanya ke depan gawang Darmawan.
Adilson yang mengontrol bola dengan baik berhasil mencetak hattrick setelah mengarahkan tembakan ke sisi kanan gawang Darmawan. Skor 5-1 tambahan gol untuk Adhyaksa FC.
PSPS yang kembali tertinggal empat gol terus berusaha menciptakan gol balasan. Akan tetapi, skuad Askar Bertuah tampak sering melakukan kesalahan sendiri. Anak asuh Aji Santoso sering melakukan kesalahan berupa passing dan mis komunikasi.
Skuad Askar Bertuah yang tampak mengalami kebuntuan, Asir Asiz yang melakukan dribbling dari sisi kiri dengan melewati lima pemain hingga ke depan gawang Adhyaksa berhasil melakukan tembakan ke keras gawang Adhyaksa. Gol Asir pun di menit 74' mengubah papan skor menjadi 5-2.
Masih tertinggal tiga gol, skuad Askar Bertuah terus melakukan upaya perlawanan. Namun lagi-lagi, tuan rumah kembali menambah skor lewat gol quatrick Adilson pada menit 84'. Adilson yang mendapatkan umpan panjang dari Razan Akbar berhasil melewati M Darmawan dan melakukan tembakan ke arah gawang yang tanpan penjagaan. Skor 6-2 keunggulan untuk Adhyaksa FC.
Tak berselang lama dari gol keempat Adilson, kini giliran PSPS menciptakan gol ketiganya lewat Reyhan Firdaus setelah pemain belakang Adhyaksa melakukan kesalahan di depan gawang. Reyhan yang mendapatkan kesempatan langsung melakukan tembakan ke gawang. Skor 6-3, tambahan gol untuk PSPS.
Selanjutnya, memasuki 6 menit waktu tambahan, Adhyaksa FC kembali mencetak gol tambahan. Kali ini gol ketujuh Adhyaksa dicetak oleh Andreas Chrismanto yang mendapatkan cut back dari Makan Konate di dalam kotak penalti dan langsung melakukan tembakan ke sisi kiri gawang Darmawan. Gol Chrismanto pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan Adhyaksa FC atas PSPS Pekanbaru dengan skor 7-3.
Kemenangan Adhyaksa pun semakin memperkokoh Adhyaksa FC Banten di posisi runner-up klasemen sementara Grup A dengan total 15 poin. Sementara PSPS Pekanbaru yang masih mengantongi 9 poin masih berada di peringkat ke-6.