
Walikota Minta OPD Tak Bergantung pada APBD
GILANGNEWS.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menjalankan program kerja di 2026.
Ia menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dengan badan usaha maupun pihak swasta untuk menghemat anggaran pemerintah.
Menurut Agung, kepala OPD harus mampu 'memutar otak' mencari solusi pembiayaan alternatif tanpa selalu mengandalkan APBD.
Salah satunya melalui kerja sama dengan dunia usaha dan sektor swasta yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
"Jangan selalu bergantung pada APBD. Harus ada kolaborasi dengan badan usaha dan pihak swasta. Kepala OPD harus kreatif agar program tetap berjalan, tapi anggaran bisa dihemat," ujar Agung saat rapat pertama bersama dengan jajaran OPD, Senin (5/1/2026)
Ia mencontohkan langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru, seperti perbaikan halte dan penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melalui kolaborasi dengan pihak swasta, Pemko Pekanbaru berhasil menghemat anggaran hingga miliaran rupiah.
Secara khusus, Agung juga memberikan arahan kepada Dinas Kesehatan agar fokus pada program utama, yakni penyelamatan anak dari stunting dan gizi buruk. Namun, ia menegaskan program tersebut sebaiknya tidak menggunakan APBD.
"Untuk Dinas Kesehatan, program utama adalah penyelamatan anak stunting dan gizi buruk. Gunakan sistem donasi, gandeng pihak swasta, tidak menggunakan APBD," tegasnya.
"Langkah ini dapat meringankan beban keuangan daerah sekaligus mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung program sosial dan pembangunan di Kota Pekanbaru," tukasnya.