APBD Riau 2026 Berpeluang Naik, DPRD Optimistis Transfer DBH dan DAU Bertambah

Rabu, 07 Januari 2026

Ketua DPRD Riau Kaderismanto

GILANGNEWS.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Kaderismanto menyebut, transfer Pemerintah Pusat ke daerah ada kemungkinan bertambah.

Kade menilai, peluang pendapatan daerah dari transfer ke daerah (TKD) sangat besar. Hal itu mengingat konsistensi transfer pusat dalam hal Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

"Konsistensi dari transfer pusat terkait dengan DBH, DAU yang tentu mungkin bisa saja bertambah. Kalau berkurang tak mungkin, karena kemarin sudah dikurangi TKD kita lebih kurang Rp1,2 triliun," ucap Kade, Rabu (7/1/2026).

Besar kemungkinan, kata Kade, APBD Riau bisa bertambah. Hal itu dikarenakan pendapatan negara bertambah dan tentunya TKD juga bertambah.

"Jadi tak ada hal yang kita pesimiskan terkait dengan anggaran ini. Mudah-mudahan realisasi pendapatannya bagus, itu aja harapan kita," kata Kade yang juga Sekretaris DPD PDI-P Riau.

Harapannya di awal tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD dan stakeholder bisa sama-sama bekerja dengan maksimal.

"Karena dari bulan Januari ini harapan kita tentu masih ada 12 bulan ke depan, Pemprov bersama sama kita bekerja, mana tahu nanti di dalam perjalanannya ada pendapatan kita yang bagus," harapnya.

Diketahui, pada tahun 2026 APBD Riau berkisar Rp8,321 triliun. Angka itu jauh berkurang dari APBD Riau tahun 2025 sebesar Rp9,4 triliun.

Penurunan tersebut juga mengubah klasifikasi APBD Riau dari tinggi menjadi sedang. Artinya, akan ada penyesuaian atau pengurangan dari anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya, terutama belanja pegawai