
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat peresmian lapangan Kencana Mini Soccer beberapa waktu lalu
GILANGNEWS.COM - Program pembangunan fasilitas olahraga gratis bagi warga di Kota Pekanbaru bakal berlanjut. Rencananya fasilitas olahraga yang bisa diakses secara gratis itu berada di seluruh kecamatan.
Langkah awal pembangunan fasilitas olahraga gratis ini seiring resmi beroperasinya Kencana Mini Soccer di Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru. Lapangan yang berada di simpang Jalan Melur ini bisa digunakan tanpa bayaran atau gratis oleh warga.
"Kita tidak berhenti pada satu lokasi, konsep ini akan dikembangkan di seluruh kecamatan," kata Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Minggu (18/1/2026).
Datuk Bandar Setia Amanah ini menuturkan, lapangan olahraga tersebut nantinya memiliki tema olahraga yang berbeda. Temanya menyesuaikan kebutuhan dan karakter masing-masing kecamatan.
"Setiap kecamatan direncanakan memiliki fasilitas olahraga unggulan, seperti lapangan voli, futsal, mini soccer, serta cabang olahraga lainnya," terang Wako Agung.
Agung mengaku pembangunan ini berlangsung secara merata di setiap kecamatan memiliki fasilitas olahraga gratis yang representatif dan berkualitas. Fasilitas olahraga ini dikelola oleh pemerintah bersama warga.
Agung menyebut bahwa pengelolaan seluruh fasilitas olahraga publik ini akan menerapkan prinsip tertib, aman, dan berkelanjutan. Nantinya mengedepankan kesadaran bersama melalui konsep masuk bersih, pulang bersih.
"Agar fasilitas tetap terjaga dan dapat dinikmati dalam jangka panjang, program ini sekaligus menghadirkan ruang positif bagi generasi muda, komunitas olahraga dan warga," jelasnya.
Agung menyebut bahwa pembangunan fasilitas olahraga ini untuk memastikan pembangunan bermanfaat bagi warga. Ia menilai kehadiran lapangan mini soccer gratis milik pemerintah daerah ini perdana di Indonesia.
Lapangan Kencana Mini Soccer bisa digunakan tanpa dipungut biaya apa pun. Lokasi lapangan ini berada di kawasan eks Kantor Dinas Kesehatan.
Spesifikasi lapangan dengan spesifikasi setara standar internasional. Mulai dari kualitas rumput sintetis, ukuran lapangan, sistem drainase, hingga pencahayaan yang memadai untuk penggunaan siang dan malam.