Satlantas Polres Kampar Tangkap Sopir Truk Tabrak Lari, IRT Tewas di Jalan Pekanbaru–Bangkinang

Selasa, 10 Februari 2026

Sopir truk tabrak lari di Kampar ditangkap polisi

GILANGNEWS.COM - Satlantas Polres Kampar bergerak cepat menindak kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang merenggut nyawa seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Kampar, Riau. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, sopir truk maut berhasil diamankan bersama kendaraan yang digunakan saat insiden.

Pelaku berinisial ED (35), warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, ditangkap tanpa perlawanan oleh petugas. Polisi turut menyita satu unit Truk Fuso bernomor polisi BM 9553 AU sebagai barang bukti.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyampaikan bahwa saat ini pelaku telah dibawa ke Markas Satlantas Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramadhani menjelaskan, usai kecelakaan terjadi, pelaku sempat melarikan diri untuk menghindari tanggung jawab. Namun berkat kesigapan personel di lapangan dan kerja cepat kepolisian, pelaku beserta truk yang dikemudikannya berhasil diamankan dalam waktu singkat.

Kecelakaan tragis tersebut terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Pekanbaru–Bangkinang KM 34, tepatnya di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar.

Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BM 2978 ZAZ yang dikendarai korban, dan sebuah Truk Fuso yang dikemudikan oleh ED.

Korban diketahui bernama Nurbaini (56), seorang ibu rumah tangga asal Desa Tanjung Alai, Kecamatan Kampa. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya sebelum dievakuasi ke RSUD Bangkinang oleh petugas bersama warga sekitar.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Bangkinang menuju Pekanbaru dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului truk yang berada di depannya. Namun karena ruang gerak yang terbatas, upaya tersebut gagal.

Korban kemudian kehilangan keseimbangan, terjatuh ke kolong truk, dan terlindas ban belakang kendaraan besar tersebut. Mirisnya, sopir truk tidak berhenti untuk memberikan pertolongan, melainkan justru melarikan diri meninggalkan korban yang telah tergeletak tak bernyawa di badan jalan.

Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan bersama demi mencegah terulangnya peristiwa serupa.