
PEKOPI 2026
GILANGNEWS.COM — Kota Pekanbaru bersiap menjadi tuan rumah ajang sepatu roda berskala nasional hingga internasional melalui penyelenggaraan Pekanbaru Open International 2026 (PEKOPI) yang akan digelar selama empat hari, mulai 2 hingga 5 April 2026, di venue sepatu roda terbaru Kota Pekanbaru, kawasan Sport Center Jalan Palembang, Kecamatan Kulim.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Pekanbaru ini menjadi salah satu event olahraga paling bergengsi yang pertama kali digelar di ibu kota Provinsi Riau dengan mengundang klub-klub sepatu roda dari seluruh Indonesia serta peserta dari kawasan Asia Tenggara.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Hingga penutupan pendaftaran pada 25 Maret 2026, tercatat 560 atlet dari 37 klub resmi ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Ketua Porserosi Kota Pekanbaru, Zulfikri SH, menyampaikan bahwa penyelenggaraan PEKOPI 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan Pekanbaru sebagai salah satu pusat perkembangan olahraga sepatu roda di Indonesia.
“Alhamdulillah, meskipun ini merupakan penyelenggaraan perdana, PEKOPI langsung mendapat perhatian luas dari klub-klub sepatu roda dari berbagai daerah. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa kejuaraan ini menjadi panggung baru yang menjanjikan bagi para atlet,” ujarnya.
Menurut Zulfikri, penggunaan venue sepatu roda baru Kota Pekanbaru menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Lintasan modern yang baru selesai dibangun tahun ini memberikan pengalaman kompetisi yang benar-benar adil bagi seluruh atlet karena belum ada klub yang memiliki pengalaman lebih dulu menjajal lintasan tersebut.
“Seluruh atlet berada pada posisi yang sama. Ini menciptakan kompetisi yang sportif dan level playing field bagi semua peserta,” katanya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kejuaraan Niky Junismero SH MH menjelaskan bahwa seluruh tim panitia saat ini terus bekerja mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang demi kenyamanan atlet, official, wali atlet, serta pengunjung selama kejuaraan berlangsung.
Menurutnya, meskipun venue sepatu roda tersebut tergolong baru, panitia berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.
“Kami menyadari venue ini masih baru dan langsung digunakan untuk event besar. Namun panitia memastikan seluruh fasilitas utama pertandingan disiapkan secara maksimal demi kenyamanan atlet,” jelasnya.
Kejuaraan ini akan mempertandingkan tiga kategori utama, yakni pemula, standar, dan speed, yang dibagi berdasarkan kelompok umur peserta.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi atlet, panitia menyiapkan berbagai penghargaan menarik, mulai dari medali, piala, bonus uang pembinaan bagi peraih MVP, hingga souvenir eksklusif seperti skinsuit untuk kategori speed dan helm untuk kategori standar. Panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta beruntung selama pelaksanaan kejuaraan.
Tak hanya fokus pada pertandingan, panitia juga menyiapkan layanan transportasi khusus bagi atlet luar daerah yang datang melalui jalur udara. Fasilitas penjemputan disediakan mulai dari bandara menuju hotel hingga ke venue pertandingan setiap harinya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini juga datang langsung dari H Agung Nugroho SE MM selaku Wali Kota Pekanbaru yang terus memantau kesiapan venue dan panitia di lapangan agar pelaksanaan event berstandar internasional ini berjalan optimal.
Sejumlah instansi dan sponsor turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini, di antaranya Pemerintah Kota Pekanbaru, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP, Bank Riau Kepri Syariah, Bank Rakyat Indonesia, PTPN IV Regional III, PLN Area Pekanbaru, RS Awal Bros, Diosata Superior, Fight For Victory, Ichitan, DeProjekt, Kayaka Sport, Smile Ice Cream, Teh Poci, serta berbagai sponsor lainnya.
Dengan dukungan luas dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan dunia usaha, PEKOPI 2026 diyakini menjadi tonggak awal lahirnya ajang sepatu roda bergengsi berskala internasional di Kota Pekanbaru.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat posisi Pekanbaru sebagai kota penyelenggara event olahraga berstandar internasional di masa depan.