DPRD Riau Dorong Pembangunan Flyover Simpang Panam untuk Atasi Macet Pekanbaru

Senin, 20 April 2026

Anggota DPRD Riau, Muhtarom

GILANGNEWS.COM - Anggota DPRD Riau, Muhtarom, turut prihatin terhadap lalu lintas di Simpang Panam. Pasalnya, lalu lintas tersebut menjadi salah satu titik macet dan rawan kecelakaan di Pekanbaru.

Untuk menghindari dan mencegah hal itu, dirinya sangat mendukung agar flyover Simpang Garuda Sakti tersebut segera dibangun. Rencananya, pembangunan flyover tersebut akan dilaksanakan pada tahun depan.

Menurutnya, pembangunan flyover di pintu masuk Kota Pekanbaru itu sangat penting untuk membantu mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di kawasan tersebut.

"Kami tetap mendorong dan memprioritaskan pembangunan ini supaya digesa dan tidak main-main dalam pengerjaannya. Saya minta kepada masyarakat untuk mengawal pembangunan flyover ini," ujar Muhtarom, Senin (20/4/2026).

Ia menilai, tingkat kepadatan di wilayah Panam tergolong sangat tinggi, baik dari sisi jumlah penduduk maupun volume kendaraan. Sehingga kondisi ini membuat kebutuhan akan infrastruktur jalan yang memadai menjadi semakin mendesak.

Dikatakannya, keberadaan infrastruktur jalan umum yang baik sangat berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas masyarakat. Mulai dari kegiatan pelajar hingga pekerja, semuanya membutuhkan akses transportasi yang lancar dan aman.

Sebab itu, politisi PKB Riau itu sangat mendorong agar pembangunan flyover tersebut dipercepat. Proyek ini dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan mobilitas warga sekaligus mengurangi kemacetan yang kerap terjadi.

Namun begitu, dirinya juga mengingatkan agar perencanaan flyover dilakukan secara matang. Sehingga pengalaman pembangunan flyover sebelumnya tak terulang.

"Untuk flyover ini, kita sudah pengalaman seperti flyover Arengka yang sering terjadi kecelakaan. Saya mengharapkan ada pembatas nantinya jika flyover dibangun agar ditinggikan, konstruksinya lebih diperkuat, desainnya harus diperhatikan sebelum dibangun," tegasnya.

Menurutnya, aspek desain tidak boleh diabaikan sebelum pembangunan dimulai. Perencanaan yang detail akan membantu mencegah potensi kecelakaan serta memastikan fungsi flyover berjalan optimal.

Di samping itu, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proyek tersebut. Hal ini penting mengingat proses mendapatkan pendanaan dari pemerintah pusat tidaklah mudah, sehingga pelaksanaannya harus benar-benar serius dan tidak dilakukan secara sembarangan.

Diketahui, Pemprov Riau saat ini telah menganggarkan Rp30 miliar untuk pembebasan lahan flyover Simpang Panam. Pembangunan akan dimulai pada tahun depan.