34 Km Jalan Pekanbaru Sudah Diaspal, Dewan Dorong Perbaikan dan Drainase Dikebut

Senin, 05 Oktober 2026

Roni Amriel SH MH

PEKANBARU, Gilangnews.com  — Perbaikan infrastruktur jalan dan drainase di Kota Pekanbaru mulai menunjukkan progres. Hingga Oktober 2026, pengaspalan jalan telah mencapai 34 kilometer yang tersebar di 22 ruas jalan.

Capaian tersebut menjadi kabar positif bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan kondisi jalan yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Tak hanya jalan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru juga terus melakukan pembenahan drainase di sejumlah kawasan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan mobilitas warga sekaligus mengurangi persoalan genangan air di kawasan perkotaan.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Pekanbaru, H Roni Amriel SH MH, memberikan dukungan penuh terhadap percepatan program pembangunan infrastruktur tersebut.

Menurut Roni, perbaikan jalan dan drainase merupakan program yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami pastinya, khususnya Fraksi Golkar, mensupport program Pemko yang langsung bersentuhan dengan masyarakat banyak ini. Tentu kita harapkan, target pembangunan jalan dan drainase ini selesai sesuai target,” kata Roni kepada gilangnews.com, Senin (5/10/2026).

34 Km Sudah Diaspal, Target 55 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan dan pengaspalan ulang atau overlay jalan rusak sepanjang 55 kilometer pada 2026.

Berdasarkan data Dinas PUPR Pekanbaru, realisasi pengaspalan hingga saat ini telah mencapai 34 kilometer di 22 ruas jalan.

Dengan capaian tersebut, progres perbaikan jalan telah menembus lebih dari 60 persen dari total target tahun ini.

Bagi masyarakat, perbaikan jalan bukan sekadar perubahan permukaan aspal. Jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Karena itu, Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru mendorong agar percepatan pembangunan tetap berjalan hingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Namun, Roni mengingatkan agar kejar target tidak mengorbankan kualitas.

Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama Dinas PUPR dan Dinas Perkim Pekanbaru, memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan 

“Namun kami tekankan, pengawasan juga sangat penting untuk memastikan hasil pembangunan bisa bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Drainase di 6 Ruas Ikut Dibenahi

Selain jalan, pembenahan drainase juga menjadi bagian dari program infrastruktur Pemko Pekanbaru.

Setidaknya terdapat enam ruas jalan yang menjadi lokasi perbaikan drainase, yakni Jalan Darma Bakti, Jalan Paus, Jalan Suka Karya, Jalan Srikandi, Jalan Teratai, dan Jalan Embun Pagi.

Pembenahan drainase dinilai tidak kalah penting dengan perbaikan jalan. Infrastruktur jalan yang baik perlu ditunjang sistem drainase yang mampu mengalirkan air secara optimal.

Terlebih, persoalan genangan air dan banjir masih menjadi salah satu perhatian masyarakat di kawasan perkotaan.

Dengan pembenahan tersebut, pemerintah diharapkan tidak hanya memperbaiki jalan yang rusak, tetapi juga membangun sistem infrastruktur yang saling mendukung.

Dewan Dukung Percepatan, Kualitas Jangan Diabaikan

Roni menegaskan, Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru mendukung program pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Namun, dukungan tersebut juga disertai dorongan agar pengawasan diperkuat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari panjang jalan yang berhasil diaspal atau jumlah drainase yang diperbaiki.

Lebih dari itu, kualitas pekerjaan dan daya tahan hasil pembangunan menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami berharap program perbaikan jalan dan drainase ini bisa terus berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas,” kata Roni.

Dengan progres 34 kilometer dari target 55 kilometer, percepatan perbaikan jalan masih menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan Pemko Pekanbaru.

Harapannya, pembangunan tidak berhenti pada pencapaian angka, tetapi benar-benar menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tahan lama, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Kota Pekanbaru.