Gerindra Tagih Janji Jokowi Copot TNI-Polri soal Karhutla

Ahad, 15 September 2019

Kader Gerindra Andre Rosiade kritik penanganan karhutla oleh Jokowi.

GILANGNEWS.COM - Anggota DPR terpilih dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menagih janji Presiden Joko Widodo untuk mencopot anggota TNI dan Polri yang gagal mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal ini diungkapkan Andre menyusul asap kebakaran yang kini sudah sampai ke daerah pemilihannya (dapil) semasa Pileg 2019, yakni Padang, Sumatera Barat.

"Mana janjinya katanya mau mencopot [anggota TNI-Polri]. Karena ini soal kesehatan orang. Masyarakat banyak yang meninggal dunia kalau tidak ada tindakan konkret," kata Andre kepada wartawan.

Andre yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra ini menceritakan mulanya ia mendapat laporan dari masyarakat setempat terkait asap yang sudah mencapai Padang. Padahal, diketahui pusat karhutla biasanya ada di kawasan Riau. Sementara di Padang tidak ada titik api.

"Ternyata kebakaran hutan itu sudah menutup asap kota Padang dan wilayah Sumbar sampai Gubernur Sumbar mengeluarkan surat imbauan agar masyarakat menggunakan masker," jelas dia.

"Jadi ini (janji Jokowi) sudah mendua dan semana-mena. Di mana masyarakat Riau dan Pekanbaru berarti sudah kondisi dan keadaan sudah level membahayakan," lanjut dia.

Ditambahkan Andre, Jokowi sempat menyatakan bahwa tidak ada kebakaran hutan saat debat Pemilihan Presiden 2019. Menurut Andre, pernyataan itu sangat berbeda dengan keadaan di lapangan.

Ia juga beranggapan hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah mengenai kebakaran yang terjadi.

"Saya enggak lihat Pak Jokowi lihat kebakaran hutan. Dulu kita lihat video foto jalan-jalan sekarang enggak ada dengar, imbauan Bu Menteri juga enggak ada," tutup dia.

Sebelumnya, Jokowi pernah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot anak buahnya yang tak bisa mengatasi Karhutla.

"Saya kemarin sudah telepon Panglima TNI, saya minta copot yang tidak bisa mengatasi. Saya telepon lagi tiga atau empat hari yang lalu ke Kapolri, copot kalau enggak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan," kata Jokowi, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8).