Viral Video Harimau Ditombak dan Terkam Warga, Begini Penjelasan BBKSDA Riau

Jumat, 13 Desember 2019 | 10:20:06 WIB
Harimau yang ditombak.

GILANGNEWS.COM - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau menegaskan bahwa video viral di media sosial dan WhatsApp tentang harimau yang mati kena tombak dan kawanan harimau menerkam warga, bukan terjadi di provinsi Riau.

BBKSDA juga membantah kabar yang menyebutkan bahwa kucing besar tersebut terlihat di Jalan Riau Ujung, Pekanbaru.

"Ada video (harimau) yang dibunuh dan lainnya, itu terjadi di luar Riau," cakap Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau, Heru, Jumat (13/12/2019).

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • BBKSDA Riau sendiri sudah melakukan pengecekan terhadap jejak satwa Harimau Sumatera di Desa karya Indah, Kecamatan Tapung, kabupaten Kampar beberapa waktu yang lalu.

    "Kita harapkan harimau itu sudah kembali lagi ke arah Tahura Minas bukan ke Pekanbaru," katanya.

    Heru menerangkan bahwa harimau berjenis kelamin jantan akan memberikan tanda di wilayah teritorial wilayah jelajahnya.

    "Itu adalah kebiasaan yang dilakukan oleh bangsa kucing, termasuk juga harimau. Jadi itu adalah hal yang biasa terjadi, cuma karena ada jejak kaki dan viral menjadi heboh," jelasnya.

    Sebagai institusi pemerintahan, Heru memastikan BBKSDA akan selalu memberikan informasi yang sebenar-benarnya untuk masyarakat.

    "Kita juga belum ada menerima laporan terkait ternak masyarakat yang diterkam oleh harimau," katanya.

    Terkini