BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Riau

Selasa, 24 Desember 2019 | 11:41:12 WIB
Ilustrasi.

GILANGNEWS.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan hujan masih berpotensi mengguyur Riau, Selasa (24/12/2019). Menurut Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru Marzuki, hujan berpotensi mengguyur Riau sejak pagi dan akan terus berlanjut hingga dini hari.

"Hujan yang mengguyur Riau memiliki intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang," ujar Marzuki.

Ia menjelaskan, pagi hari potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kota Pekanbaru dan juga Bengkalis.

  • Baca Juga BPJS Ketenagakerjaan Tambah Peserta Pekerja Informal
  • Baca Juga Kini BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Program Jaminan Pensiun.
  • Baca Juga Biaya Kecelakaan Kerja bagi yang ikut Program BPJS diTanggung 100 %
  • "Siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Kota Pekanbaru, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan juga Indragiri Hilir," cakapnya.

    Lanjut Marzuki, malam hari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar dan juga Kuantan Singingi.

    "Dini hari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis dan juga Indragiri Hulu," tukasnya.

    BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspada hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang terjadi di sebagian wilayah Kampar, Rokan Hulu, dan Kuantan Singingi.

    Suhu udara Riau hari ini berada di angka 23.0 – 32.0 derajat celcius dengan kelembaban udara 65 – 99 %. Sementara arah angin berhembus ke Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan 10 - 20 km/jam

    Prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 - 1.25 meter.

    Terkini