GILANGNEWS.COM - Lelang jasa pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru batal. Dari dua zona yang dilelang, ada empat perusahaan yang telah masuk penawaran lelang. Zona satu ada dua perusahaan, dan zona dua juga dua perusahaan.
Namun setelah dilakukan evaluasi oleh Pokja, keempat perusahaan tersebut tidak lulus evaluasi penawaran. Alhasil karena batalnya lelang ini, tumpukan sampah di Pekanbaru diprediksi akan berlangsung lama.
Anggota DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono meminta Pemko Pekanbaru swakelola kembali pengelolaan sampah. Dengan di bawah naungan DLHK, DLHK juga harus membentuk UPT di setiap kecamatan atau kelurahan.