GILANGNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka izin investasi 20 sektor yang tadinya tertutup atau masuk daftar negatif investasi (DNI) menjadi terbuka, menyisakan hanya enam sektor yang masih ditutup rapat-rapat. Artinya, ada 14 sektor yang terbuka, baik untuk investor domestik maupun investor asing.
Selain industri minuman keras, Jokowi membuka investasi telekomunikasi atau sarana bantu navigasi pelayaran dan vessel traffic information system (VTIS). Kemudian, penyelenggaraan pelayanan navigasi penerbangan, penyelenggaraan pengujian tipe kendaraan bermotor.
Lalu, penyelenggaraan dan pengoperasian terminal penumpang angkutan darat, penyelenggaraan dan pengoperasian penimbangan kendaraan bermotor, manajemen dan penyelenggaraan stasiun monitoring spektrum frekuensi radio dan orbit satelit, museum pemerintah, peninggalan sejarah dan purbakala.